
TEBING TINGGI | Ersyah.com l Polres Tebing Tinggi melalui Polsek Sipispis menggelar kegiatan Police Goes to School di SMA Negeri 1 dan SMP Negeri 2 Sipispis, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (28/9/26).
Kegiatan bertujuan memberikan edukasi kepada pelajar tentang pentingnya disiplin dan keselamatan dalam berlalu lintas, serta bahaya kenakalan remaja yang kerap mengintai generasi muda.
Kanit Samapta Ipda Swandi S bersama personil Polsek Sipispis mengimbau siswa-siswi agar selalu mematuhi aturan lalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Pelajar yang membawa sepeda motor diminta memarkirkan kendaraannya di area sekolah yang telah disediakan, tidak parkir sembarangan, demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
Selain soal lalu lintas, pelajar juga diberi pemahaman tentang tiga persoalan yang rawan menjerat remaja.
Pertama, Pelajar diingatkan untuk tegas menolak segala bentuk ajakan menggunakan narkoba. Zat terlarang ini merusak kesehatan fisik dan mental, menurunkan prestasi belajar, dan menghancurkan masa depan.
Bahan, penyalahgunaan narkoba juga dapat berujung pada sanksi pidana sesuai Undang-Undang Narkotika.
“Kami minta pelajar berani melapor kepada guru, orang tua, atau pihak kepolisian jika mengetahui adanya peredaran narkoba di sekitar,”pesan Ipda Swandi.
Kedua, para pelajar diminta tidak ikut balap liar yang sangat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lain. Selain berisiko kecelakaan yang bisa berakibat cacat permanen hingga kehilangan nyawa, balap liar di jalan umum melanggar hukum. “Pelakunya dapat dijerat Pasal 297 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, dengan ancaman pidana kurungan dan denda. Pelajar diajak menyalurkan hobi otomotif secara positif melalui kegiatan resmi dan ajang yang aman,”ucapnya.
Ketiga, para pelajar diingatkan untuk menghindari tawuran dan tidak mudah terprovokasi, apalagi lewat media sosial. Tawuran tidak pernah menyelesaikan masalah. Ia hanya membawa korban luka, kerugian, dan catatan hukum yang bisa menghambat cita-cita. Perselisihan sebaiknya diselesaikan dengan komunikasi dan bantuan guru atau pihak sekolah.
“Kami berharap melalui Police Goes to School ini bisa terus menimbulkan kesadaran pelajar untuk menjadi generasi yang disiplin, tertib berlalu lintas, serta turut menciptakan keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat,”tutup Ipda Swandi.(Zai)









