Kader HMI Harus Adaptif di Tengah Perkembangan AI

Para kader Himbauan Mahasiswa Islam saat mengikuti pembukaan LK II HMI Tingkat Nasional Periode 2025–2026, di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.(Foto. Diskominfo BB)

ASAHAN l Ersyah.com l Bupati Batubara Dr H. Baharuddin Siagian menghadiri pembukaan Intermediate Training LK II Tingkat Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kisaran-Asahan Periode 2025–2026 di Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Senin (28/9/2026).

Kegiatan mengusung tema “Kepemimpinan Intelektual Kader HMI di Era Artificial Intelligence, Integrasi Keislaman dan Teknologi dalam Menjawab Tantangan Masa Depan.”

Bupati Baharuddin menyampaikan, kesiapan generasi muda menghadapi bonus demografi menjadi peluang besar bagi Indonesia.

Peluang itu harus dipersiapkan sejak dini melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi ilmu pengetahuan, keterampilan, karakter maupun semangat untuk berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

“Bonus demografi merupakan peluang besar yang harus kita persiapkan sejak dini. Generasi muda harus memiliki kemampuan, karakter, dan semangat untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan,”ujarnya.

Ia menyebut HMI memiliki peran strategis dalam membentuk mahasiswa muslim yang memiliki kedalaman keislaman, keluasan ilmu pengetahuan, akhlak mulia serta kesadaran kebangsaan. Karena itu, kader HMI diharapkan mampu melahirkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan umat dan masyarakat, khususnya di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Terkait perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), Baharuddin mengajak kader HMI menyikapinya secara bijak dan menjadikan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kapasitas diri serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat.

Ia juga mengingatkan agar HMI tetap menjaga integritas dan marwah organisasi di tengah perubahan zaman.

HMI diharapkan terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dalam mengembangkan berbagai potensi yang ada.

Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan generasi muda untuk lahirnya gagasan, inovasi dan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah.

Ketua Umum HMI Cabang Kisaran-Asahan menyampaikan, sebanyak 48 peserta dinyatakan lolos mengikuti Intermediate Training LK II Tingkat Nasional.

Para peserta diharapkan mengikuti seluruh tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga selesai dan menjadikan forum sebagai ruang meningkatkan kapasitas intelektual serta kepemimpinan.

Turut mendampingi Bupati Batubara, Asisten III, Kepala Kesbangpol, Kepala Dinas Porabudpar, Kepala Dinas Perhubungan, Kabag Umum serta Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan.(red01)