
BATUBARA l Ersyah.com l Gang yang selama ini dikenal rawan peredaran narkoba akhirnya digerebek. Satuan Reserse Narkoba bersama personil gabungan menggelar operasi Gerebek Sarang Narkoba (GSN) di Dusun II, Gang Yaman I/Firaun, Desa Bagan Dalam, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Jumat (9/10/2026).
Operasi bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN).
Sebelum bergerak, seluruh personil mengikuti apel dan arahan untuk memastikan kesiapan penindakan.
Operasi dipimpin Kabag Ops Polres Batubara Kompol Zulham didampingi Kasat Narkoba AKP Arifin Purba.
Personil yang dikerahkan berasal dari Satnarkoba, Satreskrim, Sat Samapta, Sat Intelkam, Sipropam, dan Polsek Talawi.
Dalam aksi peningkatan tersebut, petugas mengamankan tiga pria yang diduga terlibat tindak pidana narkotika, yakni MP (33), ASS (35), dan KA (32). Ketiganya diamankan di lokasi.
Dari lokasi, petugas menyita sejumlah barang bukti, antara lain, sabu dengan berat total 11,41 gram, terdiri dari satu plastik klip kecil seberat 0,40 gram dan 10 plastik klip sedang seberat 11,01 gram, Tiga unit timbangan, Bong, kaca pirex, Uang tunai Rp1.280.000 dan Dua buku tabungan.
Plastik klip kosong dan tiga bungkus plastik
delapan pipet berbentuk skop, timbangan, plastik klip kosong, dan buku tabungan menjadi perhatian penyidik untuk mendalami dugaan keterlibatan para terduga dalam peredaran narkotika.
Ketiga pria beserta barang bukti kini dibawa ke Satnarkoba Polres Batubara untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
“Ini upaya menekan peredaran narkotika. Penindakan diharapkan dapat mengurangi dampak buruk narkoba serta menciptakan lingkungan masyarakat yang aman,” ujar AKP Arifin Purba.
Kasat Narkoba juga mengimbau masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian jika mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkotika di lingkungan sekitar.
“Kami yakin, peredaran narkoba bisa ditekan atas kerja sama seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. Ancaman narkoba ini sangat berdampak luas, merusak sendi kehidupan, keluarga, dan lingkungan masyarakat. Untuk itu mari sama-sama kita perangi,” tegasnya.(mn)




