Bupati Asahan Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program MBG

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar didampingi Wakil Bupati Rianto saat rapat evaluasi dan koordinasi program MBG.(Ersyah/PMN10)

ASAHAN|Ersyah.com l Bupati Asahan membuka Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program MBG, bertempat Aula Melati Kantor Bupati Asahan, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Asahan, Wakil Bupati Asahan sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan, Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, para Asisten, Koordinator Wilayah (Korwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Asahan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Asahan.

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar menyampaikan, Program MBG merupakan program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

“Program ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan gizi anak-anak Indonesia”, ucap Bupati.

Dengan asupan makanan bergizi, diharapkan anak-anak dapat tumbuh sehat, memiliki kemampuan belajar yang lebih baik, serta berkembang menjadi generasi cerdas dan berkualitas.

“Program MBG ini merupakan perhatian Pemerintah kepada anak-anak kita agar mereka mendapatkan makanan bergizi”, ujarnya.

Ia berharap melalui pemenuhan gizi yang baik, anak-anak dapat tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi penerus yang mampu membawa Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Selanjutnya Bupati mengingatkan seluruh Kepala SPPG agar melakukan pengawasan secara maksimal terhadap setiap tahapan pengelolaan dan pendistribusian makanan, sehingga kualitas, kebersihan, keamanan, serta kelayakan makanan yang diberikan kepada anak-anak tetap terjaga.

Selain itu dikatakan, Pemerintah Kabupaten Asahan akan turut melakukan pemantauan langsung terhadap pengelolaan MBG, sekaligus membuka ruang diskusi dan koordinasi dengan pihak terkait untuk mengevaluasi hal yang perlu diperbaiki.

“Saya nantinya akan melihat langsung pengelolaan MBG dan berdiskusi bersama untuk menjadikan program ini lebih baik ke depannya”, tegasnya.

Untuk itu beliau berharap seluruh SPPG menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab agar program ini berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak kita.

“Apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Kepala SPPG beserta jajaran yang telah bekerja maksimal dalam menyediakan makanan bergizi bagi anak-anak di Kabupaten Asahan”, pungkasnya.

Dalam kesempatan yang sama Korwil BGN Asahan, Adi Adma Arif,  menyampaikan, saat ini terdapat 81 SPPG di Kabupaten Asahan.

“Pelaksanaan Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja dan pembukaan lapangan pekerjaan bagi masyarakat”, tegasnya.

Lanjut, kata Korwil BGN Asahan, perkembangan pelaksanaan MBG di Kabupaten Asahan berlangsung dengan cepat. Ke depan, pihaknya berharap jangkauan pelayanan program tersebut semakin luas sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat hingga ke pelosok daerah.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program ini. Kami juga mengingatkan seluruh SPPG agar senantiasa mematuhi standar operasional prosedur (SOP) dalam pengolahan dan pemberian makanan bergizi sesuai ketentuan yang berlaku”, ucapnya.

Sementara itu Wakil Bupati Asahan sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Asahan, Rianto, menyampaikan jumlah dapur MBG di Kabupaten Asahan diharapkan terus bertambah seiring dengan besarnya manfaat program tersebut bagi masyarakat.

Lanjut dikatakan Wakil, Pengawasan terhadap seluruh dapur MBG harus dilakukan secara bersama-sama, dengan melibatkan pemerintah daerah, Satgas MBG, BGN, SPPG, serta pihak terkait lainnya.

Menurutnya, sebagai Satgas MBG, kita memiliki tanggung jawab untuk memastikan makanan yang disajikan kepada anak-anak memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan.

“Mari kita bersama-sama mengawasi pelaksanaan program ini dan memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan”, harapnya.

Selanjutnya ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi dan sinergi dalam menyukseskan program strategis nasional tersebut.

“Keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan dapur dan distribusi makanan, tetapi juga oleh komitmen bersama dalam menjaga mutu, keamanan, dan keberlanjutan pelayanan”, ucapnya.

Terakhir dikatakan, keberhasilan Program MBG di Kabupaten Asahan ada di tangan kita bersama.

“Mari kita jalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh anak-anak dan masyarakat”, tandas Rianto. (PMN10)