
LABURA.Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten Labura menyambut baik informasi yang disampaikan media dan bergerak cepat mengevaluasi realisasi percepatan penanganan covid-19 kelurahan.
Bupati Labura Hendriyanto Sitorus SE MM langsung mengintruksikan Sekretaris daerah H Muhammad Suib SPd MM, Asisten I Abdul Rahman, Asisten III Haris Rangkuti, Kepala BPBD Irwan Nasution, perwakilan Dinas Kesehatan, perwakilan Kecamatan dan Lurah membuat rapat, Rabu (8/9/21).
Rapat terlihat sedikit tegang, Sekda H. Muhammad Suib terlihat merasa kecewa sekaligus heran.
Pasalnya sekda yang belum lama dilantik ini langsung dihadapkan dengan permasalahan refocusing anggaran, dan kemudian muncul anggaran penanganan covid-19 kelurahan terparkir di dinas kesehatan selama berbulan-bulan.
“Saya minta permasalahan tersebut cepat selesai dengan solusi yang kongkrit, dengan mengesampingkan permasalahan subjektif, untuk kepentingan masyarakat. Jangan lagi saling menyalahkan, ayo serius bekerja, kalau tidak sanggup silahkan lempar handuk saja,”tegasnya.
Ia mengingatkan agar penggunaan anggaran penanganan covid-19 di delapan kelurahan di realisasikan sesuai dengan peraturan dan juknis yang telah ditetapkan.
“Jangan ada main – main ini urusan kemanusiaan, apalagi Kabupaten Labura berada pada kriteria Level 3 (tiga),”ujar Muhammad Suib.
Dari rapat itu menyimpulkan agar menyelesaikan SK, tim dan posko PPKM kelurahan pada tanggal 9 September 2021 esok hari tepat pukul 10.00 wib. Untuk rumah lsoman terpadu dirampungkan tanggal 10 september 2021.
Sebelumnya, beberapa media menyoal terkait penggunaan dana penanganan covid-19 di delapan kelurahan yang terparkir di Dinas Kesehatan Kabupaten Labura.(F.Sinaga).










