BNNK Labura Workshop Pegiat P4GN

Foto: Kepala BNNK Labura saat memasang pin kepada peserta.(ersyah/F.Sinaga)
Foto: Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu SH MH.(ersyah/F.Sinaga)

LABURA.Ersyah.com l Badan Nasisonal Narkotika Kabupaten (BNNK) Labura melaksanakan kegiatan workshop pegiat pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba (P4GN) di Aula Grand h Hotel, Aek Kanopan Labura, Kamis (9/9/21).

Selaku garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, BNNK Labura mengajak masyarakat untuk membantu dan mendukung BNN dalam upaya memutus mata rantai peredaran gelap narkotika, itulah kenapa BNN Kabupaten Labura terus melaksanakan penyuluhan dan Workshop.

Mengawali pembukaan kegiatan Workshop P4GN kepala BNNK Labura Suheri Situmorang SSos mengatakan Workshop  digelar dalam rangka pengembangan kapasitas dan pembinaan masyarakat melalui kebijakan kota tanggap ancaman narkoba dilingkungan swasta, itulah sebabnya kami menghadirkan 30 peserta masing-masing dari pihak, perhotelan perusahaan dan swasta.

Suheri juga menyampaikan tindak pidana narkoba merupakan kejahatan yang sangat kompleks, maka penanganannya juga harus dilakukan secara khusus serta melibatkan seluruh instansi pemerintah terkait/stakeholder serta masyarakat, kita diharapkan untuk tanggap dengan bahaya ancaman narkoba sebagai lembaga kami siap memfasilitasi dan membantu serta menyerap informasi apa saja dari masyarakat.tandas nya.

Sementara itu kadisporapar H Sakti Sormin, SE MM saat jadi pemateri menuturkan kami akan terus berperan aktif untuk bersinergi dengan BNN dalan upaya pencegahan narkoba, hanya saja ruang lingkup kami sempit, sesuai dengan tupoksi kami melaksanakan penyuluhan akan bahaya narkoba itu di destinasi wisata, berkoordinasi dengan pengelola untuk tidak membawa narkoba dalam jenis apapun serta minuman keras.

Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Martualesi Sitepu SH MH menjelaskan sebagai pihak penegak hukum, peran kami bukan hanya dalam hal penindakan tetapi juga pencegahan, di desa kita sudah bentuk kampung tangguh bahaya narkoba, melakukan penyuluhan kepada warga binaan oleh bhabinkamtibmas, konseling sampai membantu proses rehabilitasi pada pecandu berat narkoba.

Lanjutnya, partisipasi masyarakat dalam upaya P4GN dimulai dari diri sendiri, lingkungan keluarga dan  masyarakat desa, semua bisa kita lakukan perubahan dengan niat dan kesadaran diri.

Kedepan, kami siap membantu memfasilitasi jika ada keluarga yang jadi pecandu narkoba diajukan untuk rehabilitasi, dengan kata lain keluarga dan pihak pecandu sudah menyetujui.

Karena sejak saya menjabat kasatnarkoba di polres Labuhanbatu sudah 37 orang kami rehabilitasi gratis tanpa dipungut biaya.ucap beliau mengakhiri.

Giat juga dihadiri oleh Disnaker yang diwakili Kabid Pelatihan dan Penempatan Kerja Fatimah Tambak SSt, Kaban Kesbangpol, Sukamto, SE MM, Serta 30 peserta Workshop.(F.Sinaga)

Tinggalkan Balasan