
BATUBARA.Ersyah.com IĀ Keberhasilan Sekolah Sepak Bola (SSB) Batubara Bertuah mewakili Provinsi Sumatera Utara dalam ajang Liga Fossbolindo Junior League (FJL) U-13 tahun 2021 di Cirebon Jawa Barat menjadi kebanggan bagi masyarakat Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.
Sayangnya meski dijadwalkan keberangkatan tim pada 7 Desember 2021, hingga saat ini dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan tim masih belum mencukupi.
“Dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan ke Cirebon akan berada disana selama 1 minggu diperkirakan Rp. 140. Juta,”ungkap Manager tim SSB Batubara Bertuah Abdul Gani didampingi Sarkowi Hamid selaku Pengawas kepada wartawan, Rabu (1/12/21) di markas Wappress di Lima Puluh, Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.
Dijelaskan Abdul Gani, hingga kini sudah terkumpul bantuan donatur dari Inalum 50 juta, Wilmar Group 30 Juta, Perkebunan SMA Rp. 4 juta, Socfindo Tanah Gambus dan PTPP Lonsum Dolok Estate masing masing Rp. 1 Juta.
“Kita masih berharap bantuan dana dari donatur lainnya agar keberangkatan tim yang berjumlah 25 orang termasuk official dapat terlaksana. Sumber dana murni bantuan donatur langsung masuk ke rekening SSB,”jelas Gani.
Sementara itu, Sarkowi Hamid mengukapkan,selain kendala kekurangan dana, ia menilai Askab PSSI Batubara tidak mendukung SSB meski telah disurati.
“Seharusnya mewakili Sumut, 2 tim namun tim SSB Bakri mengundurkan diri dengan alasan ketiadaan dana,”terangnya.
SSB Batubara Bertuah dilatih Sukiman pemegang lisensi FIFA type C dan berhak mewakili Provinsi Sumatera Utara setelah keluar sebagai Juara II di Liga FJL Zona Sumatera Utara di Stadion Mutiara Kisaran.
Menjawab wartawan terkait target yang akan dicapai di Liga FJL U-13 Cirebon yang akan diikuti 27 klub SSB.
Gani menyebutkan, mencapai Semi Final.
“Kalau target kita pasang masuk Semi Final karena selama beberapa kali uji coba di kawasan Sumatera, tim kita tidak pernah kalah,”tugas Gani.(red01)









