Tabrak Pantat Truck, Pelajar SMK Al Wasliyah Perda, 1 Kritis dan 1 Tewas

Foto: Petugas Sat Lantas Polres Batubara membantu tim medis Puskesmas Lima Puluh membersihkan jenazah Aris Kurniawan (ersyah.zo)

Batubara.Ersyah.com l Kecelakaan terjadi di Jalan Lintas Lima Puluh – Perdagangan KM 03-04 tepatnya Dusun III Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara Selasa (17/9) sekitar pukul 16.20. Akibatnya dua orang pelajar mengalami luka parah, satu kritis dan satu meninggal dunia di Puskesmas Lima Puluh Kabupaten Batubara.

Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, peristiwa itu bermula ketika sebuah kendaraan truck Fuso bernomor polisi BK 9248 DJ bermuatan tandan buat sawit segar berhenti ditengah jalan arah Perdagangan, diduga mengalami rusak.

Namun tiba-tiba dari arah lima puluh menuju Perdagangan datang sepeda motor Yamaha Vega BK 5361 UAA yang dikendarai oleh Aris Kurniawan (17) warga Desa Sumber Makmur dan Dimas Pratama( 17) warga Mangkei Baru Kecamatan Lima Puluh. Diduga tidak hati hati dan tidak konsentrasi sehingga menabrak bagian belakang truck didepannya.

iklan

Keduanya pengendara sepeda motor yang berboncengan merupakan siswa kelas XII SMK Al Wasliyah Perdagangan Kabupaten Simalungun ini terjatuh dibahu jalan sebelah kiri menuju Perdagangan.

Polisi Sat Lantas Polres Batubara yang menerima adanya kasus laka lantas, langsung menuju tempat kejadian. Dibantu masyarakat sekitar mengevakuasi kedua korban.

Kasat Lantas Polres Batubara AKP Suprihanto Pardjannihadi SH melalui Kanit Laka Lantas Aiptu J.haloho membenarkan adanya kejadian yang menewaskan satu orang tersebut.

“Aris Kurniawan mengalami tulang rahang patah , luka biram pada mata kanan , tulang kaki paha kanan patah dan mengeluarkan darah dari hidung dan mulut meninggal dunia.

Sementara temannya Dimas Pratama mengalami luka koyak pada bagian kepala sebelah kiri, luka lecet pada pelipis mata kanan dan dirujuk ke RS Insani Siantar,”terang Kanit.

Riko Mansurun S,Kom (32) guru siswa menjelaskan, kedua muridnya yang mengalami laka itu hendak pulang ke rumah habis perpisahan makan syukuran usai menjalani PKL tiga bulan di Panji Jaya Makmur depan Mesjid Lima Puluh.

“Iya mau pulang kerumahnya selesai PKL makan bersama. Beriringan dua kereta dengan temannya yang lain, diduga tidak hati hati dan tidak melihat ada truck didepan dan menabraknya,”ceritanya.

Menurut Riko, para muridnya yang PKL membidangi komputer Rekayasa Perangkat Lunak (RPL).

Sepeda motor mengalami rusak dan baling pada segi tiga depan , ban depan baling dan shok depan bengkok bersama truck rusak patah pada sayap belakang sebelah kiri diamankan di Sat Lantas guna proses lanjut.(zo)

iklan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *