LABURA.Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten Labura terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bersih dan sehat. Melalui rapat bertema, “Penelitian Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Sampah di Kecamatan Kualuh Hulu”, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif berperan dalam pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan.
Kegiatan digelar, Rabu (4/6/2025) di Aula Ridho Yaman dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Labura, Dr H.Samsul Tanjung, sebagai narasumber utama didampingi Asisten Administrasi Umum, Drh Hj.Susi Asmarani, sebagai moderator.
Wabup Samsul Tanjung, menyebut pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mengelola sampah. Ia menyampaikan saat ini kebijakan strategis pengelolaan sampah masih berfokus pada aspek teknis dengan penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle).
“Sistem pengelolaan sampah harus disepakati dan dijalankan bersama. Hanya dengan sinergi yang kuat, permasalahan sampah bisa diselesaikan secara harmonis dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pengelolaan sampah, lanjutnya, bukan sekadar persoalan teknis, tetapi juga menyangkut aspek kesehatan masyarakat, keindahan lingkungan, dan perlindungan alam. Ia menekankan bahwa jika tidak ditangani dengan serius, sampah yang tidak terolah bisa menimbulkan pencemaran udara, air, tanah, hingga memicu krisis lingkungan berskala global.
Acara juga membahas proposal riset terkait strategi pengelolaan sampah di Kota Aek Kanopan, yang diharapkan menjadi model percontohan bagi kawasan lain di Labura.
“Kita ingin menghasilkan regulasi yang implementatif dan menjawab tantangan nyata di lapangan. Semoga Aek Kanopan bisa menjadi titik awal kebangkitan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah,” harap Wabup.(F.Sinaga)










