
BATUBARA.Ersyah.com l Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Kabupaten Batubara bersama KPAD Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) beraudiensi dengan Bupati Batubara, H.Baharuddin Siagian, Senin (8/9/2025), di ruang kerja Bupati.
Pertemuan ini langkah strategis memperkuat sinergi lintas daerah dalam isu pengawasan dan perlindungan anak.
Audiensi ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Batubara, Muliadi, dan Kabid PPA, Liza.
Dari pihak KPAD Labura hadir langsung Ketua Mhd Idris Aritonang, Wakil Ketua, serta para komisioner.
Sementara KPAD Batubara dipimpin Ketua Helmi Syam Damanik didampingi Wakil Ketua Ismail dan para Komisioner, dr. Etrina Melinda Diomed, Sony Aghata Siahaan dan H. Mhd Rafik.
Dalam pertemuan tersebut, kedua KPAD menyoroti meningkatnya kasus kekerasan terhadap anak, penyalahgunaan narkotika, hingga kejahatan remaja yang melibatkan anak-anak di bawah umur. Mereka menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengawasan dan perlindungan anak.
Bupati Batubara, H.Baharuddin Siagian, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Batubara dalam mendukung upaya perlindungan anak, termasuk dengan rencana pendirian Sekolah Rakyat dalam waktu dekat. Program ini ditujukan bagi keluarga tidak mampu sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang berkualitas, sekaligus mendukung visi nasional menuju Indonesia Emas 2045.
“Pengawasan terhadap anak adalah tanggung jawab bersama. Kami mendukung penuh kerja-kerja KPAD dan akan terus berupaya menciptakan lingkungan yang aman dan mendidik bagi anak-anak Batu Bara,”ujar Bupati.
Ketua KPAD Batubara, Helmi Syam Damanik, menyampaikan apresiasi atas sambutan positif dari Bupati dan jajarannya.
“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati yang telah membuka ruang dialog serta mendukung langkah-langkah pengawasan anak di Batubara. Sinergi ini penting untuk menciptakan daerah yang ramah anak,”ujarnya.(red01)









