Socfindo Tanah Gambus Perkuat Kemitraan Petani Sawit, Siapkan Program Besar 2026

Asisten II Pemerintah Kabupaten Batubara, Rusian Heri didampingi Pengurus PT Socfindo Kebun Tanah Gambus, Ir Robert Sagala, Nanda perwakilan Dinas Pertanian, Askep Roniawan Sinaga saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani.(Ersyah/mn)

BATUBARA.Ersyah.com l Pengurus PT Socfindo Kebun Tanah Gambus, Ir Robert Sagala menegaskan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kesejahteraan petani sawit di wilayah perbatasan perkebunan.

Melalui kegiatan “Gathering Kemitraan”, perusahaan tidak sekadar berbicara, tetapi langsung menunjukkan langkah membangun pertanian sawit yang produktif, inklusif, dan berkelanjutan.

Kegiatan tersebut digelar Senin (29/12/2025) di Balai Gedung Serba Guna Socfindo Tanah Gambus, Kecamatan Lima Puluh, diikuti 8 kelompok tani kemitraan dari Lima Desa wilayah Kecamatan Lima Puluh Pesisir serta perwakilan kelompok tani dari 9 desa yang berbatasan langsung dengan area perkebunan.

Robert Sagala menyebut, Gathering Kemitraan merupakan inisiatif strategis perusahaan untuk memperluas sosialisasi tanggung jawab sosial sekaligus mempererat hubungan kerja sama dengan petani mitra.

“Ini bukan seremoni. Ini langkah nyata menciptakan ekosistem pertanian sawit yang lebih kuat, di mana perusahaan dan petani bergerak bersama mencapai tujuan yang sama,”kata Robert.

Dalam kegiatan tersebut, Socfindo membuka ruang dialog terbuka membahas tantangan di lapangan, peluang perbaikan, hingga pemaparan kebijakan dan program baru perusahaan yang berdampak langsung pada petani.

Selain itu, Socfindo juga memberikan apresiasi atas kontribusi kelompok tani serta membuka sesi jejaring untuk memperkuat sinergi jangka panjang.

Askep Socfindo Tanah Gambus, Roniawan Sinaga saat menyerahkan kereta sorong (acro) kepada kelompok tani kemitraan.(Ersyah/mn)

Robert mengungkapkan, selama ini banyak petani mempertanyakan peran konkret Socfindo dalam meningkatkan hasil panen.

“Hari ini kami jawab langsung. Kami tunjukkan tahapan yang benar, mulai dari pembersihan lahan, penanaman, perawatan, hingga teknik panen yang tepat agar produksi meningkat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kelompok tani yang sudah terbentuk selama ini terus diberikan edukasi dan bantuan berkelanjutan. Bahkan, Socfindo memastikan perluasan program dengan menambah dua desa baru di Kecamatan Lima Puluh yang akan bergabung dalam program kemitraan mulai tahun 2026.

“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan desa. Kelompok tani yang bersempadan dengan perkebunan akan kami tarik bergabung. Ini komitmen kami ke depan,”tegas Robert.

Kegiatan ini turut dihadiri Bupati Batubara melalui Asisten II Rusian Heri, camat Lima Puluh Pesisir,Sabri, camat Datuk Tanah Datar Efendi, camat Datuk Lima Puluh diwakili Sekcam Suratmin, camat Lima Puluh, Andri Aulia Harahap.

Kepala desa wilayah kemitraan, Desa Pematang Panjang, Hamdan, Gunung Bandung Budiono, Titi Merah M. Yakub, Perwakilan Desa Pasir Permit dan Desa Barung-barung.

Sementara untuk Desa Pringgan Seputaran Kebun Tanah Gambus, hadir Kepala Desa Simpang Gambus Indris, Sumber Makmur Aprianto, Desa Empat Negeri, Perk. Tanah Gambus, Perk. Lima Puluh M.Rahmat, Karang Baru, Kepala Desa Mangkei Lama Sadarlisyah, Mangkei Baru dan Lurah Lima Puluh Kota.

Dari jajaran manajemen dan teknisi PT Socfindo Kebun Tanah Gambus, juga hadir Tekniker 1, OK Hery, Askep Roniawan Sinaga, KTU Fitra Ricardo, Asisten Divisi 1, Iqbal Koyoto, Asisten Divisi 2, Asqian Anindito, Asisten Divisi 3, Amos Pangaribuan, Asisten Divisi 4, Choky Sinaga, Asisten Divisi 5, Andrew Sinaga, Tekniker 2, Surya Sembiring, Tekniker 2, Dian Novita dan Tekniker 2, Daniel Pasaribu dan dihadiri istri masing-masing.

Rusian Heri dalam sambutan menyampaikan apresiasi atas kepedulian PT Socfindo terhadap petani sawit di sekitar perkebunan. Ia menilai kemitraan yang dibangun telah memberikan dampak positif, meski ke depan perlu diperluas.

“Kalau hanya dua orang per desa, itu terlalu sedikit. Harapan kami ke depan bisa lebih banyak. Tahun depan semua desa bisa terakomodir,”tegasnya.

Asisten II Pemerintah Kabupaten Batubara, Rusian Heri, jajaran pengurus Socfindo Tanah Gambus dan perwakilan para kelompok tani penerima bantuan diabaikan bersama.(Ersyah/mn)

Rusian juga menyoroti rencana Socfindo memberikan sertifikasi ISO untuk Tandan Buah Segar (TBS) petani, yang dinilai sebagai terobosan penting untuk meningkatkan nilai jual hasil panen.

“Kalau ini terealisasi, saya yakin nilai jual TBS petani akan jauh lebih baik. Pemerintah daerah berharap keberadaan perusahaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,”pintanya.

Ia menambahkan, tanpa pendampingan yang tepat, petani sawit sangat sulit mencapai produktivitas ideal.

“Target 19 ton per hektare itu berat. Bahkan 1 ton per hektare saja banyak yang kesulitan. Di sinilah pentingnya bimbingan dan pembinaan dari perusahaan,”ucapnya.

Sebagai bentuk komitmen nyata, di akhir kegiatan Rusian Heri bersama jajaran Socfindo dan para camat menyerahkan bantuan alat pertanian kepada 82 petani peserta berupa,Egrek: 58 unit, Fiber: 58 unit, Kereta sorong (arco): 58 unit, Tangki semprot elektrik: 58 unit dan Mesin babat: 24 unit.

Bantuan ini diharapkan dapat langsung digunakan untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani sawit.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Batubara, Rusian Heri menyampaikan terima kasih kepada manajemen PT Socfindo atas kemitraan yang telah terjalin.

“Kalau pun hasil belum sampai 19 ton, 10 ton per hektare saja sudah mampu mengubah kehidupan petani. Ilmu yang diberikan hari ini harus dipelajari dan diterapkan,”pungkasnya.(mn/red01)

iklan