Inalum Rayakan 50 Tahun Dengan Aksi Kemanusiaan

Bantuan kemanusiaan yang diserahkan PT Inalum untuk korban bencana banjir, longsor, Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat.(Foto.Istimewa)

BATUBARA.Ersyah.com l PT Inalum menandai setengah abad perjalanannya dengan langkah tegas: memperkuat posisi sebagai tulang punggung industri aluminium nasional sekaligus menunjukkan kepemimpinan sosial di tengah berbagai tantangan kemanusiaan.

Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, menegaskan bahwa usia 50 tahun bukan sekadar perayaan, melainkan bukti konsistensi dan daya juang perusahaan dalam memberi dampak nyata bagi negeri.

“Lima puluh tahun adalah bukti Inalum tidak hanya bertahan, tetapi terus tumbuh dan memberi arti. Sejak awal berdiri, kami memanfaatkan energi hijau dan hingga kini menghadirkan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta manfaat langsung bagi masyarakat,”tegas Melati, Rabu (7/1/2026).

Diusia emas, Inalum mengambil keputusan meniadakan seluruh euforia perayaan HUT ke-50. Tidak ada pesta, tidak ada panggung hiburan. Seluruh anggaran selebrasi dialihkan sepenuhnya untuk aksi sosial dan kemanusiaan.

Dana perayaan didedikasikan bagi korban bencana alam di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat. Bagi Inalum, keberhasilan bisnis harus berjalan seiring dengan keberpihakan sosial.

“Inilah wajah Inalum hari ini, BUMN strategis yang tidak hanya mengejar kinerja, tetapi hadir nyata saat masyarakat membutuhkan,”ujar Melati.

Inalum juga mencetak prestasi monumental, sepanjang 2025, perusahaan membukukan,All Time High Production: 280.082 metrik ton dan All Time High Sales: 280.141 metrik ton.

Capaian ini menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah operasional Inalum dan keberhasilan transformasi bisnis melalui inovasi berkelanjutan, efisiensi operasional, serta strategi adaptif menghadapi dinamika industri aluminium global.

“Prestasi ini sekaligus menguatkan posisi Inalum sebagai produsen aluminium nasional yang tangguh, kompetitif dan siap memimpin industri aluminium terpadu di Indonesia,”ucap Melati.

Sebagai BUMN sektor aluminium terintegrasi, Inalum mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dan memproduksi aluminium primer untuk kebutuhan industri dalam negeri hingga pasar ekspor.

Sejak didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, Inalum resmi menjadi milik negara pada 2013.

Setelah ditunjuk sebagai holding industri pertambangan pada 2018, Inalum berinovasi berada di bawah Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID sejak 2023, guna memperkuat kemandirian industri strategis nasional.

Rangkaian syukuran 50 tahun digelar secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan.

Selain memperkuat sinergi operasional nasional, peringatan ini juga diisi aksi nyata dengan operasi katarak gratis bagi masyarakat serta gerakan donor darah bersama PMI Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara.(red01)

iklan