
MEDAN l Ersyah.com l Kontestasi kursi Ketua DPD Partai Golkar Sumatera Utara memasuki fase krusial, Dr H. Hendri Yanto Sitorus, (HYS) masuk gelanggang perebutan kekuasaan.
Hal itu ditandai dengan pengambilan formulir Bakal Calon Ketua DPD Golkar Sumut, Kamis (29/1/2026) di markas utama Golkar Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim Medan.
Sinyal politik keras bahwa Golkar Sumut akan menghadapi pertarungan terbuka, bukan sekadar kompromi elit di balik layar.
Pengambilan formulir diserahkan langsung jajaran Steering Committee, H. Samsul Qomar, H. Muchrid Nasution dan Asril.
Tim HYS dipimpin H.Indra Surya Bakti Simatupang, figur senior Golkar yang dikenal tak pernah setengah-setengah dalam pertarungan politik.
Didampingi Taufiq Sitorus, Alam Pasaribu, dan Zulfi Mahzar Pohan dan Indra menegaskan langkah adalah pernyataan perang terbuka dalam Musda XI Golkar Sumut.
“Ini bukan seremoni. Ini langkah serius dan terukur. Hendri Yanto Sitorus siap bertarung, siap menang,”ucap Indra kepada wartawan.
Menurutnya, pengambilan formulir menutup ruang spekulasi bahwa HYS hanya menjadi kuda hitam. Sebaliknya, HYS datang dengan mesin politik, peta dukungan dan strategi.
“Kami tidak datang untuk coba-coba. Formulir akan kami kembalikan besok. Semua syarat akan kami penuhi,”tegasnya.
Saat ditanya soal syarat 30 persen dukungan pemilik hak suara, Indra tak ragu. Ia menyebut dukungan itu bukan janji kosong, melainkan hasil konsolidasi nyata di akar partai.
“Tanggal 30 Januari akan jadi pembuktian. Siapa yang benar-benar punya basis, akan terlihat jelas,”tandasnya.
Untuk diketahui, Musda XI DPD Golkar Sumut akan digelar 1 Februari 2026 di Hotel JW Marriott Medan, dengan 39 suara penentu arah kepemimpinan Golkar Sumut ke depan.
Mayoritas suara berada di tangan 33 DPD kabupaten/kota, menjadikan pertarungan ini sebagai ujian nyata kekuatan jaringan dan loyalitas kader.
Masuknya HYS ke bursa calon mengubah peta politik Golkar Sumut secara drastis. Kontestasi kini tak lagi sunyi. Tarik-menarik kepentingan, konsolidasi senyap dan pertarungan pengaruh dipastikan mengeras menjelang Musda.(F.Sinaga)









