Kurir Sabu dari Meulaboh Ditangkap Polresta Deli Serdang, Sabu 6,3 Kg Disita

 RAS (24) bersama barang bukti narkotika sabu saat berada di Mapolres Deli Serdang.(Foto. Istimewa)

DELI SERDANG | Ersyah.com l Satuan Reserse Narkoba Polresta Deli Serdang mengamankan sebanyak 6,3 kilogram sabu yang diduga kuat berasal dari jaringan antarprovinsi digagalkan peredarannya di Jalan Lintas Medan–Lubuk Pakam, Kelurahan Syahmad, Kecamatan Lubuk Pakam, Rabu sore.

Dalam operasi cepat dan terukur itu, polisi juga mengamankan seorang pria yang diduga kurir narkoba lintas provinsi, sebelum barang haram tersebut sempat beredar di wilayah Sumatera Utara.

Kapolresta Deli Serdang Hendria Lesmana melalui Kasat Narkoba Kompol Ferry Kusnadi menegaskan, pengungkapan pelaku berawal dari informasi intelijen akurat terkait pengiriman sabu dari Meulaboh menuju Deli Serdang.

Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan intensif dan pemantauan ketat di jalur lintas yang kerap dijadikan jalur gelap narkotika.

“Sekitar pukul 15.00 Wib, tim yang dipimpin Suyadi menemukan target dengan ciri-ciri sesuai laporan intelijen. Tanpa memberi ruang gerak, petugas langsung melakukan penindakan dan penggeledahan di lokasi,”kata Kompol Ferry, Sabtu (21/2/2026) menjawab wartawan.

Dari penangkapan itu, polisi menemukan enam bungkus besar sabu berbalut plastik kuning dengan berat bruto 6.380 gram atau sekitar 6,3 kilogram, disembunyikan rapi dalam sebuah koper warna biru.

Selain itu, turut diamankan satu ransel biru merek Adidas, satu unit ponsel warna merah, serta satu tiket bus atas nama pelaku inisial RAS (24), wiraswasta, warga Kabupaten Bener Meriah.

Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui kepemilikan sabu tersebut dan menyebut barang haram itu sedang dibawa menuju wilayah Deli Serdang untuk diedarkan.

Ferry menegaskan, pengungkapan tersebut tidak berhenti pada satu pelaku. Pihaknya memburu aktor-aktor lain di balik jaringan besar peredaran narkotika tersebut.

“Kami telusuri jaringan ini secara menyeluruh, berbasis teknologi informasi dan didukung laboratorium forensik. Kami terus berupaya menindak pelaku narkoba,”tegasnya.(red01)