Wagub Sumut Ajak ASN Jadikan Alquran Kompas Kehidupan dan Pemerintahan

Wakil Gubernur Sumatera Utara,H. Surya saat peringatan Nuzulul Qur’an 1447 tahun 2026 ,di Masjid Rumah Dinas Gubernur Sumut.(Foto.Diskominfo Sumut)

MEDAN l Ersyah.com l Malam peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) dilaksanakan, Sabtu (7/3/2026) malm,di Masjid Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara, Jalan Sudirman No. 41 Medan.

Dalam suasana Ramadan yang sarat keberkahan, Wakil Gubernur (, Wagub) Sumut, H.Surya, mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sekaligus sumber nilai dalam menjalankan amanah di pemerintahan.

Sebab, Alquran tidak hanya menjadi kitab suci untuk dibaca, tetapi juga harus menjadi kompas moral dalam setiap keputusan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Nilai-nilai Alquran sangat relevan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang baik. Al-Qur’an mengajarkan kita untuk amanah, adil dalam mengambil keputusan, serta melayani masyarakat dengan penuh keikhlasan,”kata Surya di hadapan para pejabat dan ASN Pemprov Sumut.

Ia menyebut, kemajuan Sumatera Utara tidak semata diukur dari pembangunan infrastruktur atau pertumbuhan ekonomi. Lebih dari itu, kemajuan sejati tercermin dari karakter, kejujuran, dan integritas moral masyarakatnya, khususnya para aparatur yang memegang amanah negara.

Karena itu, Surya mengajak seluruh ASN dan pegawai BUMD untuk membangun birokrasi yang berintegritas dan profesional.

“Mari kita bangun birokrasi yang tidak hanya bekerja dengan kecerdasan, tetapi juga dengan kejujuran dan ketulusan hati demi mewujudkan pemerintahan yang bersih dan transparan,”ucapnya Surya.

Acara juga diisi dengan tausiyah dari Ustaz M. Yasir Tanjung yang mengingatkan jamaah tentang makna keimanan di bulan Ramadan. Ia mengutip isi  kitab Ihya Ulumuddin karya Imam Al-Ghazali, yang menjelaskan tentang keimanan seorang hamba tercermin dari dua sikap utama, bersyukur ketika menerima nikmat dan bersabar ketika menghadapi ujian.

‘Rezeki, pangkat, dan jabatan yang Bapak/Ibu terima harus digunakan di jalan yang diridhai Allah. Itulah hakikat syukur. Kalau TPP naik, sedekah juga harus naik. Jangan hanya menambah mobil, tetapi jadikan kendaraan itu jembatan menuju pahala,” pesannya.

Ustaz Yasir juga mengingatkan tetap menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an. Sebab golongan manusia yang dimuliakan Allah bahkan setelah meninggal dunia, di antaranya para pembaca dan penghafal Alquran (Hamilul Quran) serta para muazin yang ikhlas mengumandangkan panggilan shoat.

“Jangan pernah tinggalkan Alquran dalam keluarga kita. Didik anak-anak dengan Alquran, karena merekalah yang kelak akan memandikan, menyalatkan, dan mendoakan kita saat kita telah tiada,”ujarnya.

Di akhir tausiyah, sang Ustaz juga menyampaikan amalan doa agar terhindar dari siksa kubur sebagaimana diajarkan Syekh Arsyad Al-Banjari dalam kitab Sabilal Muhtadin.

Ia mengajak seluruh ASN memanfaatkan sisa umur dengan memperbanyak ibadah dan amal kebaikan.

Sebab, menurutnya, kemuliaan seseorang bukan ditentukan panjangnya usia, melainkan seberapa besar manfaat yang ia tinggalkan bagi orang lain.

Peringatan Nuzulul Quran turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Sumut Sulaiman Harahap, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemprov Sumut.(red01)