
MEDAN l Ersyah.com l Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Utara (Sumut), Pemerintah Provinsi Sumut membuka penjaringan calon anggota Komisi Informasi (KI) Sumut untuk periode 2026–2030.
Pembukaan dilakukan menyusul berakhirnya masa jabatan komisioner sebelumnya pada 31 Maret 2026.
Ketua Tim Seleksi, Hatta Ridho menyampaikan, proses seleksi akan berjalan sesuai aturan yang berlaku, dengan tujuan menjaring 10 hingga 15 kandidat terbaik. Nama-nama tersebut nantinya akan diajukan kepada Gubernur Sumut untuk diteruskan ke DPRD sebagai tahap akhir pemilihan.
Tim seleksi sendiri telah dibentuk secara melalui Surat Keputusan Gubernur dan melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, pemerintah, hingga masyarakat.
“Ini dilakukan untuk memastikan proses berjalan objektif dan transparan,”kata Hatta didampingi tim seleksi saat jumpa pers, Kamis (2/4/2025), di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Medan.
Dijelaskan, pendaftaran akan diumumkan pada 6–8 April 2026 melalui media dan situs resmi, sementara proses pendaftaran dibuka hingga 23 April 2026 pukul 16.30 WIB. Bagi yang berminat, berkas dapat diserahkan langsung ke Kantor Dinas Kominfo Sumut di Medan pada jam kerja.
Menurutnya, seleksi tidak main-main. Peserta akan melalui berbagai tahapan, mulai dari seleksi administrasi, tes berbasis komputer (CAT), psikotes, hingga wawancara. Dari seluruh peserta, akan disaring hingga 40 orang terbaik untuk mengikuti tahap lanjutan sebelum akhirnya dipilih 15 nama final.
“Masyarakat diberi ruang untuk memberikan tanggapan terhadap para kandidat selama proses seleksi berlangsung, sebagai bentuk keterbukaan dan akuntabilitas publik,”ucapnya.
Wakil Ketua Tim Seleksi, Handoko Agung Saputro menyebut, kesempatan terbuka luas bagi siapa saja yang memiliki kompetensi di bidang keterbukaan informasi publik.
Ia berharap, komisioner terpilih nantinya mampu menjaga transparansi, mendorong inovasi, serta mengawal hak masyarakat atas informasi.
“Ini dari publik untuk publik. Kesempatan luas bagi masyarakat Sumut,”tukasnya.
Sementara itu, anggota Tim Seleksi Muhammad Suib memastikan seluruh proses seleksi gratis tanpa pungutan biaya. Ia juga menegaskan, Timsel tidak melayani korespondensi pribadi demi menjaga independensi. Hasil seleksi nantinya akan diumumkan secara terbuka dan bersifat final.
“Bagi masyarakat Sumut yang merasa memiliki kapasitas, integritas, dan semangat untuk mendorong keterbukaan informasi di Sumatera Utara, inilah saatnya mengambil peran,”tutupnya.(red01)









