
BATUBARA l Ersyah.com l Satuan Reserse Narkoba Polres Batubara terus berupaya melakukan pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukumnya.
Kali ini, dalam rangka Operasi Antik 2026, petugas berhasil mengungkap dua kasus narkotika yang merupakan target operasi (TO) di Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batubara, Kamis malam (14/5/2026).
Pengungkapan pertama berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/103/V/2026/SPKT Satresnarkoba/Res BB/Polda Sumut tanggal 14 Mei 2026.
Dalam kasus ini, petugas mengamankan seorang pelajar inisial RAF (16) warga Kecamatan Medang Deras.
Saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan satu plastik klip transparan kecil berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 0,12 gram.
Tak berselang lama, Satresnarkoba kembali mengungkap kasus kedua berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP/A/104/V/2026/SPKT Satresnarkoba/Res BB/Polda Sumut tanggal 14 Mei 2026.
Dalam pengungkapan tersebut, petugas juga menangkap seorang nelayan inisial A (25), warga Gang H. Nuraini, Lingkungan I, Kelurahan Pangkalan Dodek Baru, Kecamatan Medang Deras.
Pelaku diamankan sekitar pukul 23.15 WIB di Lingkungan I Pangkalan Dodek Baru. Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita dua plastik klip transparan ukuran sedang berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 3,44 gram.
Selain itu, turut diamankan satu bungkus plastik klip kosong ukuran besar yang berisi 35 plastik klip kecil kosong, satu unit timbangan digital, serta uang tunai sebesar Rp140.000 yang diduga hasil transaksi narkoba.
Kapolres Batubara melalui Kasat Narkoba AKP Arifin Purba menyebut, pihaknya terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Batubara.
“Kami terus berupaya mempersempit ruang gerak pelaku narkoba. Tidak ada tempat bagi pengedar maupun penyalahguna narkotika di Kabupaten Batubara,” tegas AKP Arifin Purba.
Ia juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi terkait aktivitas peredaran narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bersih dari bahaya narkoba.
“Kami berharap dukungan penuh dari masyarakat. Informasi sekecil apa pun sangat membantu kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika,”pungkasnya.(mn)









