
BATUBARA l Ersyah.com l Akses listrik dan internet yang selama ini dianggap biasa di perkotaan, baru kini mulai dirasakan warga Desa Baturangin, Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara.
Bertahun-tahun hidup dalam keterisolasian, masyarakat di desa terpencil itu akhirnya mendapat penerangan hingga akses komunikasi setelah PT Inalum turun langsung membawa bantuan infrastruktur dasar.
Perjalanan menuju Desa Baturangin bukan perkara mudah. Tim PT Inalum harus berjalan kaki sekitar enam jam sejauh kurang lebih 18 kilometer dari Kantor Desa Meranti Tengah untuk mencapai wilayah tersebut.
Medan berat dan minim akses menjadi gambaran nyata keterisolasian desa yang dihuni sekitar 40 kepala keluarga itu.
Warga tersebar di tiga kampung, yakni Huta Godang, Baturangin, dan Hutaregar.
Mayoritas masyarakat bekerja sebagai petani dengan kondisi infrastruktur yang sangat terbatas. Selama bertahun-tahun, desa tersebut belum menikmati listrik memadai, akses internet, maupun fasilitas pendukung lainnya.
Melihat kondisi itu, PT Inalum menghadirkan berbagai bantuan mulai dari jetor, kilang padi, lampu penerangan jalan, hingga pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) untuk rumah warga. Bantuan tersebut perlahan mulai mengubah aktivitas masyarakat yang sebelumnya serba terbatas.
Perwakilan warga Desa Baturangin, Bika Siagian mengatakan, kehadiran PT Inalum memberi harapan baru bagi masyarakat desa yang selama ini merasa tertinggal dari daerah lain.
“PT Inalum sudah susah payah datang ke desa kami dan memberikan bantuan berupa jetor, kilang padi, lampu penerangan jalan, lalu dilanjutkan lagi lampu PLTS ke rumah-rumah warga,” ujar Siagian.
Tidak berhenti pada penyediaan penerangan, menurutnya, PT Inalum juga membantu menghadirkan akses internet melalui layanan Starlink. Kehadiran internet disebut menjadi titik perubahan penting bagi masyarakat karena kini warga dapat lebih mudah memperoleh informasi dan berkomunikasi dengan keluarga di perantauan.
“Ini sangat membantu kami mengeluarkan desa dari ketertinggalan. Malahan PT Inalum peduli lagi untuk memberikan Starlink sehingga desa kami sudah bisa mengakses internet. Jadi kalau ada kerinduan dengan sanak saudara di perantauan sudah bisa,” katanya haru.
Corporate Secretary Inalum, Mahyaruddin Ende melalui Departemen Manajemen Komunikasi menjelaskan, seluruh rangkaian kegiatan PT Inalum menjadi gambaran peran perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga hadir menjangkau masyarakat di wilayah yang selama ini sulit tersentuh pembangunan.
“Di tengah keterbatasan akses dan medan berat, bantuan tersebut menjadi awal terbukanya harapan baru bagi warga Desa Baturangin, Kabupaten Toba,”tulisnya diterima ersyah.com, Jumat (22/5/2026).(red01)









