
LABURA l Ersyah.com l Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyak Daerah (DPRD) Labura dari Fraksi PAN, Ahmad Fauzi Syahputra mendesak seluruh perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Labura ikut bertanggung jawab terhadap kerusakan jalan kabupaten yang selama ini digunakan untuk aktivitas operasional perusahaan.
Fauzi menegaskan, keterlibatan perusahaan sangat dibutuhkan di tengah kondisi efisiensi anggaran pemerintah. Terlebih, banyak kendaraan bertonase besar milik perusahaan yang setiap hari melintasi jalan kabupaten, khususnya di wilayah Kecamatan Marbau.
“Saya berharap seluruh perusahaan di Labura, khususnya di Kecamatan Marbau, dapat bersama-sama membantu perbaikan jalan yang mengalami kerusakan, baik melalui penambalan maupun bentuk perbaikan lainnya. Yang terpenting adalah adanya kontribusi nyata demi kenyamanan masyarakat,” tegasnya, Jumat (23/5/2026).
Menurut Fauzi, kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah titik tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah daerah. Aktivitas kendaraan operasional perusahaan dinilai turut memberi dampak terhadap kondisi infrastruktur jalan.
Karena itu, ia mendorong lahirnya kolaborasi dan semangat gotong royong antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan agar penanganan jalan rusak dapat dilakukan lebih cepat.
Fauzi juga memastikan DPRD Labura akan terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap kondisi infrastruktur daerah, sekaligus mendorong kepedulian seluruh pihak untuk terlibat dalam perbaikan jalan.
“Harapannya, ajakan ini dapat disambut dengan baik demi kepentingan masyarakat luas. Jika seluruh pihak memiliki kepedulian dan kemauan untuk bergotong royong, maka perbaikan infrastruktur akan lebih cepat terealisasi,”ujarnya.
Menutup pernyataannya, Fauzi mengajak seluruh elemen masyarakat mempertahankan budaya kebersamaan dalam membangun daerah.
“Gotong royong merupakan budaya masyarakat Kabupaten Labura dengan motto Basimpul Kuat Babontuk Elok. Ini menjadi kekuatan bersama dalam mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.(F.Sinaga)









