Sentuh Hati, Lawan Narkoba, Satnarkoba Batubara Sambangi Panti Asuhan

Personil Satnarkoba Polres Batubara diabadikan bersama anak panti asuhan Yayasan Gunung Sion Kanan di Dusun IV Desa Perjuangan (BTN), Kecamatan Sei Balai.(Foto. Humas Pol BB)

BATUBARA l Ersyah.com l Perang melawan narkoba tidak cukup hanya dengan menangkap pengedar dan pemakai.

Menyadari ancaman narkotika yang terus mengintai generasi muda, Satnarkoba Polres Batubara memilih bergerak menyentuh langsung lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

Melalui program Minggu Kasih, Minggu (14/6/2026), jajaran Satnarkoba Polres Batubara mendatangi Panti Asuhan Yayasan Gunung Sion Kanan di Dusun IV Desa Perjuangan (BTN), Kecamatan Sei Balai.

Kegiatan bagian dari strategi pencegahan untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba dari tingkat paling bawah, yakni lingkungan sosial dan keluarga.

Dibawah pimpinan Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Arifin Purba, KBO Satnarkoba Ipda A. Murphi Sitinjak bersama Ps. Kaurmintu Brigadir Hidayat A. Rambe, serta personil lainnya, mendatangi panti asuhan untuk penyerahan bantuan sembako kepada anak yatim-piatu, sekaligus memberikan edukasi mengenai bahaya narkoba.

Langkah ini dinilai penting karena peredaran narkotika kini tidak lagi mengenal batas usia maupun status sosial. Anak-anak dan remaja menjadi kelompok yang rentan menjadi sasaran jaringan narkoba.

“Peredaran narkoba tidak bisa dilawan hanya dengan penegakan hukum. Pencegahan harus dimulai dari masyarakat. Anak-anak harus dibekali pemahaman sejak dini agar tidak menjadi korban maupun target jaringan narkoba,”ucap AKP Arifin Purba.

Saat pertemuan itu, personil Satnarkoba mengingatkan bahwa narkoba bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi ancaman nyata yang dapat menghancurkan masa depan generasi muda, merusak kesehatan, memicu tindak kriminal, hingga memutus cita-cita anak bangsa.

“Anak-anak harus tahu negara tidak boleh kalah dalam menyelamatkan generasi penerus. Bantuan sembako yang diberikan ini bukan hanya bentuk kepedulian sosial, melainkan membangun benteng moral dan sosial di tengah masyarakat,”kata AKP Arifin.

Menurutnya, melalui program Minggu Kasih kepolisian terus berupaya melakukan pendekatan agar masyarakat lebih waspada.

Sebab, semakin banyak masyarakat yang sadar akan bahaya narkoba, semakin sempit pula ruang gerak para pelaku peredaran gelap narkotika.

“Penyelamatkan generasi muda harus dimulai dari kepedulian, pendidikan, dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Setiap anak yang terselamatkan dari narkoba adalah kemenangan besar bagi masa depan bangsa,”tutupnya.(mn)