Bupati Asahan dan Kapolres Tinjau Dusun VIII Sei Kepayang Tanpa Listrik

Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar bersama Kapolres AKBP Revi Nurvelani  menyerahkan sebuah ginset ke warga saat mengunjungi Dusun VIII Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang.(Ersyah/PMN10)

ASAHAN l Ersyah.com l Di tengah pesatnya pembangunan, warga Dusun VIII, Desa Pertahanan, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, hingga kini masih hidup tanpa aliran listrik PLN.

Kondisi tersebut menjadi perhatian Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar bersama Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani turun langsung meninjau lokasi, Kamis (26/6/2026).

Rombongan mengunjungi kediaman Usman, salah seorang warga, untuk melihat secara langsung kondisi dusun yang selama ini belum tersentuh jaringan listrik negara.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Manager PT CSIL Tono Dalimunte, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Asahan, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, Kapolsek Sei Kepayang Mudawi Nasution, Supervisor Teknik ULP PLN Tanjung Balai Kabul Budiono, Plt Camat Sei Kepayang Paton Limbong, Kepala Dusun VIII Desa Pertahanan, serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda.

Bupati Asahan dalam sambutan mengakui hingga saat ini masyarakat Dusun VIII belum dapat menikmati layanan listrik PLN.

Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Forkopimda telah berkoordinasi dengan PLN UP3 Rantauprapat agar pembangunan jaringan listrik dapat segera direalisasikan.

Ia menjelaskan, PLN juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) agar Dusun VIII masuk dalam program penyediaan jaringan listrik bagi wilayah yang belum teraliri listrik.

“Semoga prosesnya dapat segera terealisasi sehingga masyarakat Dusun VIII bisa menikmati listrik yang layak dan kualitas hidup warga semakin meningkat,”ujar Bupati.

Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani mengatakan, kunjungan bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80.

Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat, Polres Asahan menyerahkan bantuan satu unit genset dan tas sekolah bagi anak-anak.

“Bantuan ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah daerah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan untuk membantu masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan warga,”kata Kapolres.

Sementara itu, Kepala Dusun VIII mewakili masyarakat menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Asahan serta Polres Asahan.

Bantuan genset membantu kebutuhan penerangan warga, meski belum dapat menggantikan keberadaan listrik PLN.

“Masyarakat berharap pembangunan jaringan listrik PLN segera terealisasi agar mereka tidak lagi hidup dalam keterbatasan dan dapat menikmati listrik seperti daerah lain,”ujarnya.

Harapan terbesar warga Dusun VIII masih sama, yakni hadirnya jaringan listrik PLN yang menjadi kebutuhan dasar untuk mendukung aktivitas sehari-hari, pendidikan anak-anak, hingga peningkatan perekonomian masyarakat.(PMN.10)