40 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Akhirnya Nikmati Jalan Beraspal

Alat berat sedang bekerja melakukan pengaspalan jalan Hutaimbaru-Sipiongot, Kabupaten Padang Lawas Utara.(Foto. Dikonfirmasi Sumut)

PALUTA l Ersyah.com l Perbaikan ruas jalan Hutaimbaru–Sipiongot di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mulai berdampak positif bagi masyarakat meski progres pengerjaannya baru sekitar 20 persen.

Dari total 11,8 kilometer yang dikerjakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut), sejumlah titik rusak berat telah ditimbun, diratakan, dan diaspal sehingga mobilitas warga semakin lancar, dan dampak perbaikannya mulai dirasakan pelaku usaha.

Marwan Harahap, pemilik warung di Desa Paolan, mengaku omzet usahanya meningkat hingga 50 persen karena semakin banyak pengendara yang singgah.

Selain itu, waktu tempuh menuju Gunungtua kini hanya sekitar 30 menit, sehingga distribusi barang menjadi lebih cepat dan efisien.

Marwan juga mengenang sulitnya akses saat kondisi jalan rusak. Ia pernah membantu seorang ibu yang melahirkan di tengah perjalanan menuju rumah sakit akibat buruknya kondisi jalan.

Di Sipiongot, Pemprov Sumut juga membangun gorong-gorong besar di sekitar pasar.

Warga, Sudirman Sitompul, mengaku terharu karena untuk pertama kalinya dalam hampir 40 tahun jalan menuju kampungnya diperbaiki.

Meski pengaspalan belum tuntas, Sudirman menyebut manfaatnya sudah terasa. Jalan yang sebelumnya rusak berat kini lebih mudah dilalui dan waktu tempuh menuju Gunungtua diperkirakan semakin singkat setelah proyek selesai.

Selain ruas Hutaimbaru–Sipiongot, Pemprov Sumut juga memperbaiki ruas Sipiongot–Batas Tapanuli Selatan (Tolang) sepanjang 12 kilometer dan Sipiongot–Batas Labuhanbatu sepanjang 16 kilometer. Seluruh proyek ditargetkan rampung pada akhir 2026.(red01)