Perang Lawan Narkoba, Kalapas Labuhan Ruku Kolaborasi BNNP Sumut

Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara, Dr Hamdi Hasibuan diabadikan bersama Kepala BNN Provinsi Sumatera Utara, Brigjen Pol Tatar Nugroho.(Foto. Humas lapas LR)

MEDAN l Ersyah.com l Sebagai bentuk penegasan pemberantasan peredaran narkotika di dalam lembaga pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku Kabupaten Batubara melakukan kunjungan ke Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara (Sumut), Senin (29/6/2026).

Kedatangan Kalapas Dr Hamdi Hasibuan disambut langsung Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Roy Fadli Hasibuan, di Kantor BNNP Sumut, Jalan Willem Iskandar No. 2, Medan.

Pertemuan mempererat sinergi dalam upaya pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di lingkungan lapas Labuhan Ruku.

Dalam diskusi yang sarat pembahasan strategis. Keduunya mengevaluasi sekaligus memperkuat langkah-langkah konkret pemberantasan narkoba yang telah dijalankan di Lapas Labuhan Ruku, mulai dari razia rutin, tes urine, penguatan pengawasan, penyuluhan bahaya narkoba, hingga kolaborasi dengan aparat penegak hukum.

Dr Hamdi Hasibuan menegaskan, tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi peredaran maupun penyalahgunaan narkotika di lingkungan lapas.

Menurutnya, perang terhadap narkoba menjadi fokus yang harus diwujudkan secara nyata.

“Kami mendukung program P4GN. Lapas Labuhan Ruku perang terhadap narkoba dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan lapas. Sinergi dengan BNNP Sumut terus kami perkuat,”tegasnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, mengapresiasi langkah Lapas Labuhan Ruku dalam mendukung pemberantasan narkotika.

Ia menyebut, kolaborasi lintas instansi menjadi kunci menciptakan lembaga pemasyarakatan yang bersih dari narkoba sekaligus menyukseskan program nasional P4GN.

“Kita optimistis upaya pencegahan serta pemberantasan narkotika dapat berjalan semakin efektif, sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas,”ungkapnya.(red01)