Kejar Target CKG 46 Persen, Pemprov Sumut Skrining 35 Ribu Mahasiswa USU

 

Mahasiswa saat mengikuti cek Kesehatan gratis yang di gelar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita.(Foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN l Ersyah.com l Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mempercepat capaian Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan menyasar ribuan mahasiswa baru Universitas Sumatera Utara (USU).

Sebanyak 3.500 mahasiswa menjadi peserta tahap awal skrining kesehatan yang digelar mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026.

Program ini merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Gubernur Sumut Muhammad Bobby  Nasution, yang merupakan turunan dari PHTC Presiden melalui Program Berobat Gratis (PROBIS).

Tujuannya, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

“Kegiatan Cek Kesehatan Gratis ini kita laksanakan bagi mahasiswa baru dengan berkolaborasi bersama USU, Dinas Kesehatan Kota Medan, serta tiga puskesmas di Kota Medan. Sasaran tahap awal sebanyak 3.500 mahasiswa,”ujar Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Provinsi Sumut, Hery Valona Bonatua Ambarita, Selasa (30/6/2026).

Setelah tahap awal selesai, program akan diperluas seiring dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. Total sekitar 35 ribu mahasiswa USU, termasuk dosen, tenaga kependidikan, dan tenaga pendukung kampus yang menjadi sasaran pemeriksaan kesehatan.

Menurut Hery, langkah tersebut menjadi strategi untuk mengejar target nasional, yakni 46 persen penduduk Sumut harus mengikuti Cek Kesehatan Gratis.

“Harapan kita kegiatan ini dapat mendukung pencapaian target 46 persen penduduk Sumut menjalani cek kesehatan gratis. Program ini tentu akan meningkatkan capaian kinerja CKG di Sumatera Utara,”katanya.

Tidak hanya di USU, Dinas Kesehatan Sumut juga telah menggelar CKG di sejumlah perguruan tinggi lainnya seperti, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Sari Mutiara Indonesia, Universitas Al Washliyah, Universitas Muslim Nusantara, Universitas Medan Area, dan Universitas Pembangunan Panca Budi.

“Ke depan, kerja sama serupa akan diperluas ke kampus-kampus lain di Kota Medan,”ucapnya.

Hery menegaskan, program merupakan bentuk fokus Pemprov Sumut dalam memperkuat layanan promotif dan preventif, sekaligus mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat, khususnya kalangan mahasiswa.

“Kita harapkan setelah mengetahui kondisi kesehatan, mahasiswa terdorong untuk meningkatkan derajat kesehatannya dengan memanfaatkan layanan di fasilitas kesehatan. Inilah amanah yang kami emban untuk mempercepat pelaksanaan program cek Kesehatan PHTC Pak Gubernur,”ungkapnya.

Dalam pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai layanan pemeriksaan kesehatan, mulai dari skrining mandiri, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan gula darah, kolesterol, asam urat, deteksi dini kanker, hingga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

“Ini ada juga pemeriksaan kesehatan jiwa serta pemeriksaan penunjang lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan peserta CKG,”tutup Hery.(red01)