
MEDAN l Ersyah.com l Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) tidak lagi hanya memberikan himbauan di kantor pelayanan.
Demi mengejar target penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebesar Rp1,81 triliun pada 2026, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut menerapkan strategi jemput bola melalui program ‘Sadar Pajak’, dengan mendatangi langsung rumah-rumah warga atau door to door.
Kepala Bapenda Sumut, Sutan Tolang Lubis mengatakan, program dirancang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan.
“Kami sedang melakukan sosialisasi sadar pajak kendaraan bermotor. Melalui sosialisasi ini kami berharap masyarakat semakin sadar dan segera membayarkan pajak kendaraannya,”kata Sutan, Rabu (1/7/2026).
Untuk percepatan target, Bapenda Sumut menyasar rumah warga, petugas juga akan turun ke jalan, pusat keramaian, tempat umum, hingga warung-warung untuk mengingatkan mengenai kewajiban membayar pajak tepat waktu.
“Petugas melakukan sosialisasi di jalanan, tempat-tempat umum, pusat keramaian, warung-warung, sampai ke rumah-rumah masyarakat,”ujarnya.
Sutan, agar sosialisasi berjalan lebih masif, Bapenda Sumut menggandeng Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut, Jasa Raharja, serta Bapenda kabupaten dan kota.
“Harapannya dengan kerja sama berbagai pihak, kesadaran masyarakat terhadap pajak kendaraan semakin meningkat sehingga target penerimaan daerah dapat tercapai secara maksimal,”ucapnya.
Menurut Sutan, pendekatan langsung bertujuan mengingatkan masyarakat untuk mengecek masa berlaku pajak kendaraan. Warga yang pajaknya telah jatuh tempo diimbau segera melakukan pembayaran agar tidak menunggak.
“Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap pajak kendaraannya, memeriksa apakah sudah jatuh tempo, dan jika sudah segera dibayarkan,”ungkapnya.
PKB menjadi salah satu sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi fokus Pemprov Sumut pada 2026. Selain program Sadar Pajak, Bapenda juga meluncurkan program Gebyar Pajak untuk mendongkrak penerimaan dari sektor pajak kendaraan.
Bapenda Sumut menargetkan penerimaan PKB tahun 2026 sebesar Rp1,81 triliun, naik dari target tahun 2025 sebesar Rp1,74 triliun.
“Tahun lalu, realisasi penerimaan PKB tercatat mencapai Rp1,44 triliun, sehingga diperlukan berbagai strategi baru untuk menutup selisih target yang masih cukup besar,”jelas Sutan.(red01)









