Gubernur Sumut Percepat Infrastruktur, Pendidikan dan Kesehatan di Nias

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution didampingi sejumlah organisasi perangkat daerah saat meninjau jembatan dan infrastruktur lainnya di Kepulauan Nias, yang perlu mendapatkan perhatian serius.(Foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution membawa sejumlah keputusan strategis selama berkantor di Kepulauan Nias.

Dari peninjauan Gubernur Bobby direncanakan percepatan pembangunan jalan dan jembatan, relokasi sekolah, peningkatan layanan kesehatan, hingga pembangunan gudang logistik dipastikan menjadi prioritas untuk mempercepat pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, agenda kerja Gubernur Bobby di Nias difokuskan untuk menjawab persoalan mendasar yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama akses infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan.

“Pak Gubernur memfokuskan akselerasi pembangunan pada tiga sektor krusial, yakni infrastruktur jalan dan jembatan, pemerataan fasilitas pendidikan, serta penguatan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat kepulauan,”kata Erwin, Selasa (31/7/2026) di Medan.

Di sektor infrastruktur, Pemprov Sumut memastikan rekonstruksi ruas jalan penghubung Nias Selatan-Nias Barat di jalur pantai barat mulai dikerjakan pada Agustus 2026.

Kepastian itu diambil setelah Gibe Bobby meninjau langsung kondisi jalan dari Desa Silimbowo Siwalawa, Kecamatan Lolowau, hingga Kecamatan Sirombu yang mengalami kerusakan berat. Tahap awal pembangunan diprioritaskan sepanjang 2,3 kilometer.

Bobby juga merespons kebutuhan masyarakat terhadap jaringan irigasi yang mengairi sekitar 500 hektare sawah.

Di Kota Gunungsitoli, perbaikan lantai Jembatan Sungai Mo’awo di Jalan Yos Sudarso juga dipastikan dimulai tahun ini untuk memperlancar arus lalu lintas dan akses menuju Kabupaten Nias Utara.

Pada sektor pendidikan, Pemprov merelokasi SMKN 1 Gido ke Desa Somi agar terbebas dari ancaman banjir. Pembangunan tahap pertama sekolah agribisnis perikanan air tawar itu ditargetkan selesai November 2026 dan didukung hibah Rp5 miliar dari Pemprov Sumut untuk pembangunan akses jalan menuju lokasi baru.

Sementara itu, rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Nias di Kota Gunungsitoli terus dipercepat dengan anggaran Rp87 miliar dan ditargetkan rampung pada Desember 2026 sehingga fasilitas baru dapat dimanfaatkan mulai awal tahun ajaran 2027.

Di bidang kesehatan, Puskesmas Mandrehe di Kabupaten Nias Barat ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap dengan kapasitas 10 tempat tidur, ruang persalinan, dan fasilitas USG 4D. Pemprov juga menyiapkan rotasi dokter dari RSUD, penempatan dokter residen bekerja sama dengan FK USU dan UGM, serta beasiswa dokter spesialis bagi putra-putri Kepulauan Nias.

Selain itu, Bobby Nasution menggagas pembangunan gudang logistik sebagai pusat distribusi komoditas strategis guna memperkuat ketahanan pasokan barang di seluruh Kepulauan Nias.

Selama berkantor di Nias, Bobby Nasution juga menyempatkan diri berinteraksi dengan masyarakat, salah satunya menghadiri nonton bareng final Piala Dunia di Alun-alun Kota Gunungsitoli yang dihadiri ribuan warga.(,MY/red01).