
BATUBARA l Ersyah.com l Untuk memastikan distribusi bahan bakar minyak (BBM) tetap berjalan lancar dan mencegah potensi kelangkaan, personil Polsek Lima Puluh melakukan monitoring ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (23/7/2026).
Kegiatan dipimpin Iptu Andi Situmorang, bersama Ipda Yulfian Tarigan, Aiptu J.W. Naibaho, Aiptu Elijhon Manurung dan Aipda Mukshin.
Kapolres Batubara AKBP Dony Satria Wicaksono melalui Kasi Humas AKP P. Tamba menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan ketersediaan stok BBM di setiap SPBU sekaligus memantau situasi di lapangan agar tetap aman dan kondusif.
“Hasil monitoring menunjukkan stok BBM di sejumlah SPBU masih tersedia dan hingga saat ini belum terjadi antrean panjang masyarakat,” ujar AKP P. Tamba.
Dari hasil pengecekan, SPBU 14.212.249 di Desa Simpang Gambus masih memiliki stok Pertalite 12.000 liter, Pertamax 3.100 liter, Bio Solar 1.200 liter, dan Dexlite 1.850 liter.
Sementara itu, SPBU 14.212.383 di Desa Sumber Padi memiliki stok Pertalite 23.800 liter, Pertamax 8.140 liter, Bio Solar 2.000 liter, serta Dexlite 7.775 liter.
Adapun SPBU di Desa Pulau Sejuk tercatat masih memiliki stok Pertalite sebanyak 13.500 liter dan Pertamax 8.350 liter.
Meski demikian, kepolisian mengungkapkan bahwa pasokan BBM untuk SPBU Simpang Gambus dan SPBU Sumber Padi dijadwalkan dikirim dari Depo Pertamina Belawan pada hari yang sama.
Namun, waktu kedatangan mobil tangki di masing-masing SPBU belum dapat dipastikan dan diperkirakan baru tiba pada malam hari.
Personil kepolisian memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap distribusi BBM guna mengantisipasi potensi gangguan distribusi maupun aksi penimbunan, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan situasi kamtibmas tetap terjaga.(mn)









