Gubernur Sumut Fokus Benahi Pendidikan dan Kesehatan di Nias

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution memegang kepala seorang anak Sekolah Menengah Pertama saat meninjau fasilitas pendidikan di Kepulauan Nias.(Foto. Diskominfo Sumut)

MEDAN l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution terus mendekatkan pelayanan pemerintah dengan berkantor langsung di Kepulauan Nias dalam dua tahap.

Selama berada di Nias, Gubernur Bobby meninjau sejumlah fasilitas publik dan mendengarkan langsung aspirasi masyarakat.

Sejumlah persoalan yang disampaikan langsung ditindaklanjuti, mulai dari sektor kesehatan hingga pendidikan.

Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap menjelaskan, kehadiran Gubernur di Nias merupakan bentuk perhatian kepada masyarakat, agar tidak terkendala jarak dalam mendapatkan pelayanan pemerintah.

Di RSUD Thomsen, Bobby meninjau ruang hemodialisa, anak, dan radiologi. Ia juga memberikan bantuan biaya transportasi bagi dua pasien yang harus dirujuk ke Medan untuk mendapat pelayanan lanjutan.

Di sektor pendidikan, Bobby langsung memerintahkan pembangunan fasilitas permanen SMPN 4 Sitolu Ori, Nias Utara, yang selama ini belajar di bangunan berdinding papan dan beratap seng. Sekolah tersebut mendapat bantuan tiga ruang kelas lengkap dengan furnitur, satu ruang administrasi, serta sanitasi ramah difabel.

Perbaikan juga dilakukan di SD Negeri Lasara, Nias Utara, yang memiliki 53 siswa namun hanya tiga ruang kelas. Kondisi tersebut membuat siswa kelas 1 dan 2 harus belajar dalam satu ruangan yang hanya dipisahkan tirai.

Untuk mempercepat penanganan, Bobby turut membawa jajaran kepala OPD Pemprov Sumut ke Nias agar persoalan yang ditemukan dapat langsung diterjemahkan menjadi program kerja.

Bobby juga meminta seluruh bupati dan wali kota se-Kepulauan Nias segera mengajukan usulan Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) 2027 dengan memprioritaskan program yang berdampak langsung pada masyarakat, khususnya sektor ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Kehadiran langsung pemerintah di Nias dinilai menjadi langkah strategis untuk mempercepat pembangunan sekaligus memastikan jarak geografis tidak menjadi hambatan dalam pemenuhan pelayanan publik dan kebutuhan dasar masyarakat.(red01)