
MEDAN l Ersyah.com l Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Drs Basarin Yunus Tanjung menyampaikan, Pemerintah Provinsi Sumut sedang mempercepat pembangunan di empat kabupaten di Kepulauan Nias yang masih berstatus daerah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dan Proyek Strategis Daerah (PSD).
“Percepatan dilakukan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution dan Wakil Gubernur H.Surya dengan berkantor di Kepulauan Nias. Tujuannya untuk mendekatkan pelayanan sekaligus menyerap langsung aspirasi masyarakat dan pemerintah daerah,”kata Basarin saat menjadi narasumber Dialog Interaktif dalam rangka Peringatan HUT ke-81 Proklamasi Kemerdekaan RI, di Provinsi Sumut tahun 2026 yang disiarkan RRI Medan, Selasa (11/8/2026).
Dijelaskan, sejumlah program telah dijalankan, di antaranya Program Berobat Gratis (Probis), penyediaan internet di ruang publik dan sekolah melalui Digitalisasi Pelayanan Publik (CERDAS), serta pembangunan infrastruktur melalui program INSTANSI.
Pembangunan infrastruktur mencakup sejumlah ruas jalan, seperti Nias Selatan–Nias Barat, koridor Dola dan Duria, serta Opiatumbeherua.
Pemerinta Provinsi Sumut juga mengkaji pembangunan pelabuhan terpadu dan gudang logistik untuk meningkatkan konektivitas serta menekan biaya distribusi barang ke Kepulauan Nias.
“Saat ini sedang dilakukan kajian pembangunan pelabuhan terpadu, dengan harapan tahun berikutnya dilakukan pembangunan fisik. Sesuai rencana Gubernur membangun pelabuhan dan gudang-gudang logistic,”ucap Basarin.
Di bidang kesehatan, dua puskesmas di Mandrehe, Nias Barat, dan Lahewa, Nias Utara, ditingkatkan menjadi puskesmas rawat inap. Fasilitas tersebut nantinya dilengkapi dokter spesialis guna memperluas akses layanan kesehatan masyarakat.
Ketua DHD BPK 45 Sumut Mayjen TNI (Purn) M Hasyim mendukung program Gubernur tersebut.
Menurutnya, kehadiran pemerintah di Kepulauan Nias merupakan bentuk upaya mewujudkan keadilan sosial.
Pihaknya juga melakukan pembinaan wawasan kebangsaan bagi pelajar SMA dan pemuda di Nias untuk menjaga semangat perjuangan generasi ’45.(red01)









