WBP Wanita Lapas Labuhan Ruku Bangun Kreativitas Lewat Seni Tari

Para warga binaan pemasyarakatan wanita Lapas Labuhan Ruku saat mengikuti setiap gerakan tari yang diberikan petugas bimbingan wanita di lapas.(Foto. Humas Lapas LR)

BATUBARA l Ersyah.com l Semangat menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia juga terasa menggema di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Kabupaten Batubara.

Kegiatan bukan hanya persiapan pentas, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita dibekali ruang untuk mengasah kreativitas, membangun kepercayaan diri, sekaligus menumbuhkan nasionalisme melalui latihan seni tari.

Kegiatan tersebut dipandu langsung petugas pemasyarakatan wanita. Latihan berlangsung intensif dan penuh antusiasme. Para WBP terlihat serius mengikuti setiap gerakan, menjadikan kegiatan seni sebagai aktivitas produktif selama menjalani masa pembinaan.

Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku, Dr. Hamdi Hasibuan mengatakan, latihan tari tersebut merupakan bagian dari persiapan menyambut perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus bagian program pembinaan kepribadian.

“Melalui latihan menari, kami ingin menyalurkan bakat seni sekaligus menanamkan jiwa nasionalisme. Bimbingan petugas wanita tidak hanya memastikan gerakan tarian terpola dengan baik, tetapi juga mempererat ikatan kekeluargaan dan rasa saling mendukung,”ujar Hamdi, Jumat (14/8/2026) di Lapas Labuhan Ruku.

Menurutnya, kegiatan seni bukan hanya hiburan bagi warga binaan. Di balik gerakan tari yang dipersiapkan untuk tampil di panggung perayaan kemerdekaan, terdapat proses membangun karakter, kedisiplinan, keberanian, dan rasa percaya diri.

Pendampingan yang dilakukan petugas secara sabar dan harmonis juga menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang inklusif dan edukatif. Para WBP diberi ruang untuk mengekspresikan diri secara positif tanpa mengabaikan tujuan utama pembinaan.

Selain memperkuat semangat kebangsaan, aktivitas tersebut diharapkan mampu mempererat kebersamaan antar sesama WBP, menjaga kebugaran fisik, serta memberikan ruang yang sehat bagi kesehatan mental selama menjalani masa pidana.

Hamdi menegaskan, Lapas Labuhan Ruku akan terus mendorong program seni dan budaya bagian dari pembinaan.

“Seni budaya seperti ini akan terus didorong agar membentuk karakter WBP yang percaya diri, kreatif,”ucap Hamdi.

Pembinaan WBP wanita Lapas Labuhan Ruku terus di upayakan menjadi ruang melahirkan kreativitas, rasa percaya diri, dan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.(red01)