Gubernur Sumut Resmikan BRT Mebidang, Tarif Mulai Rp3000

Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution memasuki area peresmian BRT Mebidang.(Foto. Diskominfo Sumut)

DELISERDANG l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang melayani rute Medan–Binjai dan Medan–Lubukpakam.

BRT berbasis bus listrik diharapkan memperkuat transportasi publik yang modern, terintegrasi, dan ramah lingkungan.

Gubernur Bobby menegaskan, keberhasilan BRT tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga konsistensi pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, dan kemudahan akses.

Ia meminta pemerintah daerah di kawasan Mebidang mengesampingkan ego sektoral agar sistem transportasi terintegrasi.

“Ini bukan launching bus, tapi transportasi yang terkoneksi dan terintegrasi,”ujarnya.

Pada tahap uji coba, dua bus listrik dioperasikan dan dapat digunakan masyarakat secara gratis.

Operasional penuh ditargetkan mulai 8 Desember 2026 dengan 30 bus listrik, yakni 14 unit untuk Koridor 11 Teladan–Terminal Lubukpakam, 13 unit untuk Koridor 12 Simpang Barat–Binjai, dan tiga unit cadangan.

Setelah beroperasi penuh, tarif direncanakan Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi pelajar, penyandang disabilitas, serta lanjut usia.

Direktur Angkutan Jalan Ditjen Perhubungan Darat Muiz Thohir mengatakan, BRT Mebidang merupakan bagian dari upaya mengurangi kemacetan dan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, sekaligus menekan konsumsi energi dan emisi karbon.

Usai peresmian, Bobby bersama rombongan menarik bus listrik dari Terminal Lubukpakam menuju Pos Blok Lapangan Merdeka Medan.(MY/red01)