Narkoba Hancurkan Masa Depan, Satnarkoba Batubara Ajak Tahanan Berubah

Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Arifin Purba bersama jajaran KBO dan jajaran Kanit saat kegiatan Jumat Curhat dan Berbagi Berkah di depan sel tahanan.(Ersyah/mn)

BATUBARA l Ersyah.com l Kepedulian tidak boleh berhenti hanya karena orang yang kita tuju berada di balik jeruji besi.

Ungkapan itu disampaikan Kasat Narkoba Polres Batubara, AKP Arifin Purba dalam kegiatan Jumat Curhat dan Berbagi Berkah yang digelar Satnarkoba Polres Batubara, Jumat (21/8/2026).

Dalam kegiatan tersebut, jajaran Satnarkoba memberikan bantuan nasi kotak kepada 10 tahanan yang berada di sel tahanan Satnarkoba Polres Batubara. Tak sekadar berbagi makanan, kegiatan ini juga menjadi momentum pembinaan mental, penyampaian nasihat hukum, imbauan moral, serta edukasi tentang bahaya narkotika.

Kegiatan dipimpin Kasat Narkoba Polres Batubara AKP Arifin Purba, didampingi KBO Narkoba Ipda A. Murphi Sitinjak, Kanit 1 Hari P. Nasution, Ipda Juber MD Sitinjak, dan Kaurmintu Brigadir Hidayat A.Rambe.

Kasat Narkoba AKP Arifin Purba mengatakan, kegiatan Jumat Curhat dan Berbagi Berkah merupakan program Kapolres Batubara AKBP Dony Satria Wicaksono sebagai bentuk kepedulian dan pendekatan humanis kepolisian kepada masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani proses hukum.

“Saudara-saudara kami yang ada di sel tahanan ini juga manusia. Kami ini memanusiakan manusia,”ujar Arifin.

Menurutnya, hukuman bukan semata-mata untuk memberikan efek jera, tetapi juga harus menjadi kesempatan bagi seseorang untuk menyadari kesalahan dan memperbaiki diri.

Ia berharap para tahanan tidak kembali mengulangi perbuatannya setelah menjalani hukuman.

“Saya berharap setelah selesai nanti menjalani hukuman, saudara-saudara kami tidak lagi mengulangi kejahatan sehingga dihukum kembali,”katanya.

Lebih jauh, Arifin mengajak para tahanan untuk membangun pola pikir positif ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat. Ia bahkan berharap mereka dapat berubah menjadi bagian dari solusi dalam memerangi narkoba.

“Kami berharap saudara-saudara kami bisa menjadi duta anti narkoba, membantu kepolisian dan negara ikut memberantas peredaran gelap narkoba,”pintanya.

Ia mengingatkan, narkoba bukan hanya menghancurkan penggunanya. Dampaknya dapat merembet kepada keluarga, lingkungan sosial, bahkan mengancam masa depan generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut, Satnarkoba juga menghadirkan ustaz untuk memberikan tausiah dan pembinaan keagamaan kepada para tahanan.

Pesan-pesan keagamaan disampaikan sebagai penguatan mental agar para tahanan memiliki tekad memperbaiki diri dan meninggalkan perilaku yang melanggar hukum.

Usai kegiatan, AKP Arifin Purba menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan memastikan kebutuhan dasar tahanan terpenuhi sekaligus memberikan motivasi agar mereka benar-benar mengambil pelajaran dari proses hukum yang sedang dijalani.

“Yang kita ingatkan adalah dampak buruk narkotika bagi diri sendiri, keluarga dan masa depan. Jangan sampai setelah keluar nanti kembali terjerumus,”ujarnya.

Ia juga mengatakan, pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan proses berjalan seimbang penegakan hukum tetap dilakukan, namun sisi kemanusiaan tidak ditinggalkan.

Penegakan hukum harus tetap tegas terhadap kejahatan narkotika. Namun ruang untuk membina, menyadarkan dan mengembalikan mereka yang tersesat agar kelak kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.(mn)