
MEDAN l Ersyah.com l Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak di seluruh Sumut untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, serta meningkatkan daya beli masyarakat.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut, Fariz Haholongan Hutagalung, mengatakan program tersebut menyasar daerah dengan tingkat inflasi dan Indeks Perubahan Harga (IPH) tinggi.
“GPM bertujuan memastikan ketersediaan pangan, mengendalikan inflasi, sekaligus meningkatkan keterjangkauan daya beli masyarakat,” kata Fariz, Kamis (27/8/2026).
Pelaksanaan GPM mengacu pada Surat Edaran Gubernur Sumut Nomor 500.1.2.1/7083 Tahun 2026 dan melibatkan sejumlah pihak, termasuk pemerintah kabupaten/kota, Bank Indonesia, Bulog, BPS, distributor, pelaku usaha pangan, serta TPID.
Tahap awal GPM berlangsung pada 27, 28, dan 31 Agustus 2026. Selanjutnya, kegiatan digelar rutin empat kali setiap bulan hingga Desember 2026.
Sejumlah komoditas dijual dengan harga terjangkau, di antaranya beras SPHP, beras medium dan premium, Minyak Kita, cabai, tomat, bawang merah, daging ayam, daging sapi, telur, jagung, dan ikan dencis.
Pemprov Sumut berharap program ini mampu menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan serta perekonomian daerah.(redO1)









