
BATUBARA l Ersyah.com l Duka akibat kebakaran maut di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, menjadi perhatian.
Di tengah duka kehilangan tersebut, tiga keluarga warga Kabupaten Batubara yang ditinggalkan mendapat perhatian dan dukungan berupa bantuan serta santunan dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah.
Bupati Batubara Dr H.Baharuddin Siagian mendampingi manajemen PT Evyap Sabun Indonesia dan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan bantuan kepada tiga keluarga korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran tersebut.
Penyerahan berlangsung di Ruang Kerja Bupati Batubara, Selasa (8/9/2026).
Dari PT Evyap Sabun Indonesia, masing-masing keluarga korban menerima bantuan sebesar Rp700 juta.
Bantuan itu bentuk kepedulian perusahaan terhadap keluarga pekerja yang meninggal dunia dalam peristiwa tragis tersebut.
Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga menyerahkan santunan kepada masing-masing ahli waris sesuai ketentuan program jaminan sosial ketenagakerjaan.
Rinciannya, MHD. Rifaldy, ahli waris Devi, menerima total santunan Rp301.696.000. Kemudian Nasri Effendi, ahli waris Mhd Diki Wahyudi, menerima Rp295.696.000.
Sementara Sumadi, ahli waris Neni Maya Sari, menerima santunan terbesar yakni Rp518.218.000.
Jika digabungkan, santunan BPJS Ketenagakerjaan untuk ketiga keluarga tersebut mencapai Rp1,115 miliar, di luar bantuan masing-masing Rp700 juta dari PT Evyap Sabun Indonesia.
Artinya, dukungan yang diterima tiga keluarga korban dari dua pihak tersebut mencapai sekitar Rp3,215 miliar.
Perhatian terhadap keluarga korban tidak berhenti pada santunan tunai.
Anak-anak para korban juga mendapatkan manfaat beasiswa pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar (SD) hingga perguruan tinggi, sesuai ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.
Manfaat tersebut diharapkan dapat memastikan musibah yang merenggut orang tua mereka tidak sekaligus memutus harapan pendidikan anak-anak yang ditinggalkan.
Bupati Batubara menyampaikan belasungkawa mendalam kepada seluruh keluarga korban.
Ia berharap bantuan dan santunan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang kini harus menjalani kehidupan tanpa orang tercinta.
“Pemerintah Kabupaten Batubara turut berduka cita atas musibah yang terjadi. Kita berharap keluarga diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,”kata Baharuddin.
Ia menegaskan Pemkab Batubara akan terus memberikan perhatian kepada masyarakat, khususnya keluarga yang sedang menghadapi musibah.
“Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan sedikit meringankan beban yang dihadapi. Kami juga mendoakan keluarga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan,”ucapnya.
Musibah kebakaran terjadi pada Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.10 Wib di KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun. Peristiwa tersebut merenggut nyawa tiga warga Kabupaten Batubara.
Tragedi itu kemudian menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Batubara bersama PT Evyap Sabun Indonesia, dan BPJS Ketenagakerjaan.
Kehadiran pemerintah dan perusahaan menyerahkan bantuan menjadi bentuk penghormatan kepedulian terhadap keluarga korban yang tengah berada dalam masa duka.
Dalam kegiatan itu turut hadir jajaran PT Evyap Sabun Indonesia, di antaranya Head of HR Evyap Group Omer Faruk, Penasihat Hukum Evyap Group Gul Yildiz, Corporate Services Director Yunus, Operational Site Director Zulvan, Regional HR Director Farid Basir, Senior Manager HRD Mahbub Handoko Husein, serta Kris selaku lawyer.
Hadir pula Direktur PT Kinra Alwi beserta jajaran, Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Kunto Wibowo, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Medan Utara Husaini, Wakil Kepala Wilayah Bidang Pelayanan BPJS Ketenagakerjaan Sumbagut Rivai Siregar, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kisaran Ferina Burhan, serta Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Siantar Syarifah Wan Fatimah.
Dari unsur Forkopimda turut hadir Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Wakapolres Batu Bara, perwakilan Kejaksaan Negeri Batubara, Kepala Dinas PUTR, Kepala Dinas Nakerperindag, Kepala DPMPTSP, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat.(red01)









