Eksklusif, Realita, Sejahtera, Yadikator, Adil
Indeks

Batubara Perkuat Investasi, Potensi Kuala Tanjung Jadi Magnet Industri

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah dan Pemerintah Kabupaten Batubara siapkan kemudahan Investasi.(Foto. Diskominfo BB)

MEDAN l Ersyah.com l Wakil Bupati Batubara Syafrizal menghadiri kegiatan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Aula Ballroom Hotel Adimulia, Medan, Kamis (24/9/2026).

Syafrizal menyampaikan, Kabupaten Batubara memiliki potensi industri yang besar, salah satunya Kawasan Industri Kuala Tanjung.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara mendukung kemajuan ekonomi daerah melalui kemudahan investasi bagi para pelaku usaha.

Kolaborasi antara pemerintah daerah dan Kadin diperlukan untuk memperkuat perekonomian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami mengajak investor untuk tumbuh dan berkembang bersama mengoptimalkan potensi daerah Kabupaten Batubara,”katanya.

Ketua Umum Kadin Sumatera Utara (Sumut) Firsal Dida Mutyara menyebut Sumut memiliki berbagai potensi ekonomi, mulai dari sektor perkebunan yang menghasilkan sawit, karet, kopi, dan kakao, hingga sektor industri, logistik, transportasi, dan pariwisata.

Potensi tersebut didukung keberadaan KEK Sei Mangkei, Kuala Tanjung sebagai pelabuhan dan simpul logistik, Bandara Kualanamu, Tol Trans Sumatera, serta Danau Toba sebagai destinasi pariwisata super prioritas nasional.

Firsal mengatakan, berbagai potensi tersebut menjadi modal bagi Sumut untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi Sumut pada triwulan II mencapai 5,06 persen, meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.

Namun, dunia usaha masih menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya ketimpangan antarwilayah, ketergantungan terhadap komoditas mentah, tekanan fiskal daerah, akses pembiayaan, kapasitas UMKM, serta iklim investasi.

Sementara itu, Pj Sekda Provinsi Sumut Timur Tumanggor mengajak Kadin dan seluruh pelaku usaha memperkuat kolaborasi untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Kolaborasi untuk meningkatkan daya saing dunia usaha dan industri, memperluas akses pasar, untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar naik kelas,”ungkapnya.(red01)