
ASAHAN l Ersyah.com l Upaya membangun desa bersih dari korupsi hanya bermakna jika hasilnya dirasakan masyarakat.
Hal itu diperlihatkan Desa Ledong Barat mencatat sejarah meraih nilai 95 dan masuk kategori istimewa dalam penilaian calon desa percontohan Kabupaten Anti Korupsi.
Hasil itu diumumkan dalam kegiatan pemantauan pemenuhan capaian indikator, Kamis (1/10/2026) di Aula Melati Kantor Bupati Asahan.
Acara dihadiri Koordinator Tim Program Kabupaten Anti Korupsi Firlana Ismayadin beserta rombongan, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, Sekretaris Daerah Zainal Aripin Sinaga, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Asahan.
Bupati Taufik menyampaikan, persiapan telah dilakukan secara matang agar Desa Ledong Barat menjadi desa teladan yang bebas praktik korupsi.
“Segalanya kita lakukan. ilIni tujuannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan. Semoga Kabupaten Asahan semakin maju dan baik, mulai dari tata kelola administrasi hingga pelaksanaan kegiatan di lapangan,”ucap Bupati.
Ia berharap prestasi menjadi motivasi bagi seluruh desa di Asahan, bahkan bagi kabupaten dan kota lain di Sumatera Utara.
Firlana Ismayadin menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak.
“Alhamdulillah, proses penilaian telah selesai. Desa Ledong Barat berhasil meraih nilai 95 dan masuk kategori istimewa. Ini buah kerja keras dan gotong royong semua pihak,”katanya.
Ia mengingatkan bahwa capaian bukan garis akhir, melainkan awal tanggung jawab yang lebih besar.
“Mata seluruh masyarakat akan tertuju pada Desa Ledong Barat. Mari kita buktikan bahwa desa ini mampu menjadi teladan nyata bagi desa-desa lain di Kabupaten Asahan,”ungkapnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan peninjauan langsung ke UPTD SDN 015821 Kedai Ledang dan UPTD SMPN 7 Kisaran.(PMN10)









