Logistik Pilkades Asahan Dikirim ke 43 Desa, Bupati: Tak Boleh Ada TPS Kekurangan

Pelepasan distribusi logistik Pilkades serentak tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Asahan, dikawal patroli Satlantas Polres Asahan.(Ersyah/PMN10)

ASAHAN l Ersyah.com l Menjelang hari pencoblosan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan mendistribusikan seluruh logistik Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026 ke desa-desa.

Pelepasan dilakukan di halaman Kantor Bupati Asahan, Senin (5/10/2026), dua hari sebelum pemungutan suara pada Rabu, 7 Oktober 2026.

Penyerahan dilakukan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab Asahan, Mohammad Azmy Ismail, mewakili Bupati Asahan.

Hadir dalam kegiatan unsur Forkopimda dan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Mewakili Bupati, Azmy menegaskan, distribusi logistik adalah tahapan krusial yang menentukan kelancaran proses demokrasi di tingkat desa.

“Kami meminta kepada seluruh jajaran Panitia Pemilihan Kabupaten, Panitia Pemilihan Kecamatan, Panitia Pemilihan Desa serta seluruh petugas yang terlibat untuk memastikan setiap logistik sampai ke tujuan dengan jumlah yang tepat, dalam kondisi baik, aman dan tepat waktu,”pintanya.

Ia mengingatkan, tidak boleh ada satu pun Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang kekurangan logistik saat hari pemilihan. Setiap proses distribusi, pemeriksaan, hingga serah terima wajib dilakukan secara teliti, tertib, dan dicatat dalam dokumen administrasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Setiap tahapan harus terekam dalam dokumen resmi agar transparansi dan akuntabilitas terjaga dari awal hingga akhir,” tegasnya.

Terkait keamanan, Pemkab Asahan menyampaikan apresiasi kepada TNI, Polri, dan seluruh unsur pengamanan yang mendampingi pengiriman. Koordinasi antara penyelenggara, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan aparat keamanan diminta terus dijaga hingga pemungutan dan penghitungan suara tuntas.

“Pilkades bukan hanya memilih pemimpin desa, melainkan bagian dari proses demokrasi yang harus dijaga bersama agar berjalan aman, tertib, langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil sesuai ketentuan yang berlaku,”kata Azmy.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Asahan, Darwinsyah Lubis menjelaskan rinci cakupan Pilkades Serentak untuk 43 desa di 18 kecamatan, 152 TPS

128.133 pemilih yang berhak memberikan suara.

Menurutnya, seluruh kebutuhan logistik telah disiapkan matang. Setiap armada pengangkut dikawal petugas Panitia Pemilihan Kabupaten dan personil kepolisian, TNI untuk menjamin keamanan barang selama perjalanan serta memastikan logistik diterima pihak berwenang di desa tujuan.

Acara ditutup dengan peninjauan langsung kesiapan logistik oleh jajaran Forkopimda Asahan dan bertekad menyukseskan Pilkades Serentak 2026.(PMN10)