
ASAHAN l Ersyah.com l Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar mengikuti apel pengecekan kesiapan personil pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) Pilkades Serentak 2026. Apel digelar Polres Asahan pada Senin (5/10/2026) petang di Halaman Polres Asahan.
Kegiatan ini juga dihadiri Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah, Kajari Asahan, Ketua PN Kisaran, Dandim 0208/Asahan, Danlanal TBA, dan Danyon 126/KC, serta undangan lainnya.
Dalam apel tersebut, Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita menyampaikan, Pilkades serentak akan digelar pada 7 Oktober 2026 di 43 desa yang tersebar di 18 kecamatan.
Sebanyak 127.716 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan menggunakan hak pilihnya di 152 TPS. Pilkades diikuti 128 calon kepala desa, yakni 21 petahana dan 107 calon baru.
Berdasarkan pemetaan kerawanan, 25 desa masuk kategori kurang rawan, 14 desa rawan, dan 4 desa sangat rawan. Untuk mengamankan seluruh tahapan, disiapkan 457 personil, terdiri dari 377 personil organik dan 80 personil BKO Brimob Polda Sumatera Utara.
Kapolres mengingatkan seluruh personil agar bertugas secara profesional, humanis, netral, dan bertanggung jawab, serta mengedepankan langkah pencegahan sejak pemungutan hingga penghitungan suara. “Kesiapan personil adalah kunci utama menjamin kelancaran pesta demokrasi ini. Dukungan semua pihak, kita pastikan Pilkades berjalan aman, demokratis dan kondusif,”ucapnya.
Usai apel, Bupati Taufik menyampaikan terima kasih atas sinergi jajaran kepolisian dan TNI dalam pengawasan Pilkades serentak 2026.
Ia juga menyampaikan agar para calon kepala desa berkomitmen menaati aturan, saling menghormati, menolak politik uang, menghindari provokasi dan kampanye hitam, serta menerima hasil pemilihan sesuai ketentuan.
Mengajak seluruh masyarakat menyukseskan Pilkades dengan menggunakan hak pilih secara bijak dan menjaga ketertiban.
“Kita minta kedewasaan dalam berdemokrasi. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam sebuah kontestasi politik, termasuk Pilkades,”kata Bupati.(PMN10)









