
MEDAN l Ersyah.com l Sumatera Utara (Sumut) bersiap menjadi sentra bawang putih nasional.
Wakil Gubernur (Wagub) Sumut H. Surya memimpin Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Bawang Putih tahun 2026 dan Persiapan tahun 2027 bersama Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian RI, Rabu (7/10/2026) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30, Medan.
Wagub menyebut, Sumut memiliki agroklimat yang sangat baik untuk budidaya bawang putih.
Total potensi lahan yang bisa dikembangkan mencapai 9.624 hektare, tersebar di
Kabupaten Samosir 5.001 hektare,
Kabupaten Karo 2.995 hektare,
Kabupaten Humbang Hasundutan 411 hektare, Kabupaten Simalungun 384 hektare,
Kabupaten Dairi 288 hektare, Kabupaten Toba 234 hektare, Kabupaten Tapanuli Utara 198 hektare, Kabupaten Deli Serdang 73 hektare dan Kabupaten Mandailing Natal 40 hektare.
Pengembangan ini diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kemandirian pangan, dengan fokus pada peningkatan produktivitas, penguatan kapasitas petani, dan kepastian pasar bagi hasil produksi.
Agar hasilnya maksimal, ketersediaan benih bermutu harus benar-benar terjamin. Selain itu, produksi harus memiliki kepastian pasar dan offtaker, sementara kapasitas penangkar dan kelompok tani perlu diperkuat.
“Maka dari itu produktivitas harus kita dorong untuk mencapai target 20 ton per hektare panen basah,”kata Surya.
Ia menyebut, Pemprov Sumut terus mengawal pengembangan bawang putih secara berkelanjutan. Peningkatan produksi diharapkan berjalan seiring dengan kepastian pasar, sehingga petani memiliki kepastian usaha dan memperoleh harga yang menguntungkan.
“Untuk itu saya berharap koordinasi antara Pemerintah Provinsi Sumut, Kabupaten, dan Kementerian Pertanian semakin kuat. Sehingga pengembangan bawang putih di Sumut dapat berjalan secara terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi petani,”katanya.
Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Muhammad Taufiq Ratule menyampaikan, Sumut menjadi bagian dari alokasi kawasan strategis pengembangan hortikultura nasional untuk mencapai swasembada bawang putih.
Menurutnya, agroklimat dan potensi daerah ini sangat baik untuk budidaya bawang putih.
“Pengembangan bawang putih untuk memperkuat ketersediaan dan produksi lokal. Sumut menjadi sentra pengembangan bawang putih guna mendukung swasembada pangan nasional,”ujarnya.(red01)









