
SIMALUNGUN l Ersyah.com l Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagub Sumut) H. Surya meminta program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Permintaan itu disampaikan Wagub saat berdialog secara daring dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 3T Negeri Bayu Muslimin, Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun.
Surya menyambut baik peresmian 232 SPPG di Sumut. Menurutnya, hal itu untuk meningkatkan kualitas kesehatan serta tumbuh kembang anak.
“Kami di Sumut berharap terus ada penambahan SPPG sampai ke daerah yang belum terjangkau BGN, membantu masyarakat, terutama anak sekolah, katanya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembukaan 1.400 SPPG secara serentak oleh BGN di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah itu, 232 SPPG berada di Sumut, termasuk 59 SPPG di wilayah 3T yang tersebar di 27 kabupaten/kota.
Surya berharap SPPG memperluas akses masyarakat terhadap pemenuhan gizi, khususnya anak sekolah, tanpa terkendala kondisi geografis maupun jarak tempat tinggal.
“Manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan masyarakat secara merata, tanpa terkendala lokasi tempat tinggal maupun kondisi geografis,”ucapnya.
Surya, peresmian SPPG harus diikuti pelayanan yang konsisten dan berkelanjutan. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan ketersediaan fasilitas, tetapi juga kualitas pengelolaan dan pelayanan setiap hari.
“Kita mau setiap program pak Presiden dirasakan masyarakat luas. Karena itu program ini harus menjangkau daerah terpencil,”pinta Surya.
Kepala BGN Sudaryono menjelaskan, peresmian 1.400 SPPG merupakan tahap kedua. Sebelumnya, BGN telah meresmikan 480 SPPG di 16 provinsi wilayah timur Indonesia.
Pada tahap kedua, BGN memprioritaskan pembukaan SPPG di wilayah dengan prevalensi stunting kategori tinggi dan sangat tinggi, termasuk daerah 3T.
“Dukungan sangat kami harapkan. Kita terus prioritaskan SPPG di wilayah 3T dan wilayah dengan tingkat stunting tinggi dan tinggi sekali,”ucapnya.
Sudaryono juga meminta kepala daerah dan perangkat daerah terlibat mengawasi pelaksanaan program, termasuk memberikan rekomendasi jika ada fasilitas atau pelayanan SPPG yang belum memenuhi standar.
“Kalau IPA dan fasilitas, higienis, tidak sesuai mohon rekomendasi disampaikan. Rekomendasi kepala daerah pasti menjadi acuan kami, kami ingin kepala daerah dan perangkat daerah juga terlihat,”harapnya.
Usai peresmian, Wagub Surya meninjau langsung fasilitas SPPG 3T Negeri Bayu Muslimin, mulai dari ruang ompreng, ruang persiapan, hingga ruang memasak.
Salah seorang orangtua siswa, Nursiah Kurniati, berharap kedua anaknya yang duduk di kelas I dan V SD bisa menikmati program MBG.
“Kalau di rumah anak-anak terkadang susah makan. Kalau di sekolah makannya ramai kawan-kawannya, jadi tambah selera,”ucapnya.(red01)









