
LABUSEL l Ersyah.com l Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendengarkan langsung keluhan masyarakat Desa Rintis, Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Jumat (16/10/2026).
Ia sekaligus menyiapkan solusi atas berbagai persoalan warga, mulai dari perbaikan fasilitas pendidikan hingga bantuan bedah rumah.
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya kebutuhan pembangunan rumah tahfiz serta perbaikan Taman Pendidikan Alquran (TPA) Raudhatul Athfal Ulumahuam yang kondisinya memprihatinkan.
“Kita akan bantu pembangunan rumah tahfiz yang ada di sini, tadi katanya sekitar Rp100 juta, sama TPA juga yang kondisinya sudah cukup memprihatinkan. Ini lembaga pendidikan perlu kita perhatikan,”kata Bobby.
Selain fasilitas pendidikan, Bobby meminta pemerintah setempat mempercepat pendataan calon penerima program bedah rumah. Ia menargetkan pendataan warga Desa Rintis rampung dalam waktu satu minggu.
“Satu minggu saya harap sudah siap. Waktu kita tidak banyak lagi, ada 15 ribu kuota bedah rumah kita dari pusat. Kalau tidak terpenuhi nanti dikurangi, jadi percepat pendataannya,” tegasnya.
Pendidik TPA Raudhatul Athfal Ulumahuam, Ita, mengungkapkan kondisi bangunan tempat anak-anak belajar masih jauh dari layak. Atap bangunan kerap bocor, bahkan monyet yang jatuh dari pohon terkadang masuk ke ruang belajar. Fasilitas pendukung seperti meja, papan tulis, dan alat musik pun sangat terbatas.
“Saya kadang menangis saat atapnya bocor, kasihan anak-anak, Pak. Kadang masuk monyet yang jatuh dari pohon. Mereka juga tak punya alat musik dan mejanya sudah pada rusak. Alhamdulillah Pak Gubernur mau bantu, terima kasih banyak, Pak,” tuturnya.
Bupati Labusel Fery Syahputra Simatupang menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumut membantu masyarakat Desa Rintis. Ia berharap sinergi tersebut memperluas jangkauan bantuan sekaligus mendorong pembangunan desa-desa di Labusel.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur yang sudah memperhatikan warga kami. Kami akan terus berkolaborasi agar lebih banyak desa lagi yang bisa kami bantu agar lebih berkembang,”kata Fery.(F.Sinaga)









