
MEDAN l Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten Pemkab Labura) kembali menorehkan prestasi dalam keterbukaan informasi publik. Untuk keenam kalinya secara berturut-turut, Pemkab Labura meraih predikat Informatif pada ajang Komisi Informasi (KI) Sumatera Utara Awards 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, kepada Wakil Bupati Labuhanbatu Utara, Dr. H. Samsul Tanjung, di Aula Raja Inal Siregar, Medan, Selasa (20/10/2026).
Capaian beruntun ini menjadi catatan penting bagi Pemkab Labura dalam upaya memenuhi hak masyarakat atas informasi publik. Namun, predikat Informatif juga membawa tanggung jawab untuk memastikan informasi pemerintahan benar-benar transparan, mudah diakses, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Ketua Komisi Informasi Provinsi Sumatera Utara, Dr. Abdul Haris, mengapresiasi organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat provinsi serta pemerintah kabupaten/kota yang terus berupaya membuka akses informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi bagian penting dalam mendorong badan publik menjalankan kewajibannya dalam menyediakan informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara, H. Surya, menegaskan bahwa keterbukaan informasi merupakan salah satu pilar utama untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
Ia juga mendorong seluruh badan publik agar memperkuat peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), termasuk melalui pemanfaatan teknologi digital yang inovatif sehingga layanan informasi semakin efektif dan mudah dijangkau masyarakat.
Samsul Tanjung: Penghargaan Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan
Usai menerima penghargaan, Wakil Bupati Labura, Dr. H. Samsul Tanjung, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Komisi Informasi Sumatera Utara atas penilaian yang diberikan kepada Pemkab Labura.
Ia menyebut predikat Informatif yang berhasil dipertahankan selama enam tahun berturut-turut menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi Pemkab Labura untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik yang transparan, akuntabel, dan mudah diakses masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” ujar Samsul Tanjung.
Tantangan Setelah Enam Kali Meraih Predikat Informatif
Tantangan keterbukaan informasi tidak berhenti pada pencapaian predikat. Konsistensi dalam menyediakan informasi yang akurat, mempercepat respons terhadap permohonan informasi, serta mengoptimalkan layanan digital menjadi bagian penting yang perlu terus diperkuat.
Masyarakat tidak hanya membutuhkan informasi mengenai program dan kebijakan pemerintah, tetapi juga akses yang jelas terhadap informasi publik sesuai ketentuan yang berlaku.(F.Sinaga)









