
ASAHAN l Ersyah.com l Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, menyerahkan bantuan 77 unit Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) kepada kelompok tani.
Penyerahan berlangsung di Aula Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Minggu (1/11/2026).
Langkah ini menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan dalam memperkuat ketahanan pangan daerah.
Bantuan alsintan tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Penyalurannya menyasar 12 Brigade Pangan yang mencakup 43 Kelompok Tani (Koptan) dan Unit Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) di seluruh Kabupaten Asahan.
Plt. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Asahan, Suratno, penyerahan ini sebagai wujud nyata dukungan pemerintah pusat dan daerah bagi pengembangan sektor pertanian.
“Semoga bantuan ini tidak hanya mempermudah pekerjaan petani, tetapi juga mampu menarik minat generasi muda, sehingga lahir lebih banyak petani milenial sebagai penerus pembangunan pertanian di Kabupaten Asahan,”ujarnya.
Direktur Polbangtan Medan, Dr. Nurliana Harahap, mengapresiasi dukungan Pemkab Asahan terhadap kemajuan sektor pertanian.
Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan dan merawat bantuan dengan sebaik-baiknya.
“Ini bukan barang murah. Jangan sampai menjadi rongsokan. Manfaatkan untuk meningkatkan hasil produksi dan pendapatan petani, dan utamakan penggunaannya bagi sesama anggota kelompok tani,” tegasnya.
Bupati Asahan menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pertanian atas perhatian dan dukungan terhadap pertanian di Asahan. Saat ini, Kabupaten Asahan memiliki sekitar 9.000 hektare lahan pertanian yang tersebar di berbagai kecamatan. Pemkab juga telah merencanakan pembukaan lahan sawah baru di Kecamatan Silau Laut dan Simpang Empat untuk memperluas areal pertanian.
“Peningkatan ketahanan pangan menjadi fokus utama pembangunan daerah, sekaligus mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia mewujudkan swasembada pangan nasional. Semoga dengan adanya bantuan ini, produksi pertanian di Asahan terus meningkat,”kata Taufik.
Ia meminta para penerima menjaga kekompakan dalam mengelola alsintan, tidak terjadi perpecahan, dan memanfaatkannya sesuai peruntukan. Kehadiran alat pertanian modern ini diharapkan meringankan beban kerja petani, mempercepat pengolahan lahan hingga masa panen, serta meningkatkan efisiensi usaha tani secara keseluruhan.
Kegiatan ini dihadiri Direktur Polbangtan Medan, unsur Forkopimda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para ketua kelompok tani penerima bantuan, serta tamu undangan.
Acara ditutup dengan penyerahan simbolis alsintan kepada perwakilan kelompok tani penerima.(PMN10)









