Kolaborasi Lintas Sektoral, Pemkab Asahan Tekan Pengangguran

Wakil Bupati Asahan, Rianto saat menyerahkan bantuan peralatan dan modal usaha secara simbolis.(Ersyah/PMN10)

‎ASAHAN l Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memperkuat menekan angka pengangguran dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui kerja sama lintas sektoral dengan sejumlah lembaga.

Hal itu diwujudkan melalui penandatanganan kesepakatan bersama antara Polres Asahan, Pemkab Asahan, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan, Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sumatera Utara, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Asahan.

Penandatanganan berlangsung, Senin (2/11/2026) di BBPVP Medan.

Turut hadir Wakil Kapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi, Kepala BBPVP Medan Amran, Kepala BP3MI Sumatera Utara Kombes Pol. Budi Novijanto, Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan Ansori Margolang, Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Asahan beserta jajaran, dan tamu undangan lainnya.

Wakil Bupati (Wabup) Asahan, Rianto mengatakan, kerja sama merupakan langkah konkret untuk memperluas kesempatan kerja, meningkatkan keterampilan tenaga kerja, sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, penanganan pengangguran tidak cukup hanya dengan menyediakan lapangan pekerjaan, tetapi juga harus didukung peningkatan kompetensi, akses penempatan kerja, serta bantuan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha produktif.

“Kami berharap semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensi, mendapatkan pekerjaan yang layak, serta mengembangkan usaha produktif guna memperkuat perekonomian keluarga,”ujar Rianto.

Sementara itu, Wakil Kapolres Asahan, Kompol Slamet Riyadi menyampaikan, Polres Asahan turut berperan dalam mengatasi pengangguran melalui program Polisi Peduli Pengangguran.

“Program ini disinergikan dengan pelatihan vokasi bersertifikat melalui kerja sama Pemkab Asahan dan BBPVP Medan. Sehingga masyarakat diharapkan memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja dan peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan,”harapan Rianto.

Kepala BBPVP Medan, Amran menjelaskan, pelatihan vokasi menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar sesuai dengan kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI).

Dengan pelatihan keterampilan praktis dan sertifikasi kompetensi, peserta diharapkan memiliki daya saing serta peluang lebih besar untuk terserap di dunia kerja.

Sementara itu, Kepala BP3MI Sumatera Utara, Kombes Pol. Budi Novijanto menyampaikan, kesiapan pihaknya mendukung perluasan akses penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI), termasuk melalui program SMK Global.

 

Selain membuka peluang kerja di luar negeri, BP3MI juga mendorong penguatan pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) agar masyarakat mendapatkan perlindungan selama proses penempatan kerja.

“Kerja sama ini, masyarakat mengharapkan memiliki akses terhadap peluang kerja di dalam maupun luar negeri dengan tetap mengutamakan keamanan, perlindungan, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku,”ungkapnya.

Dukungan juga datang dari Ketua BAZNAS Kabupaten Asahan, Ansori Margolang.

Ia menyampaikan BAZNAS siap berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi berbasis dana zakat, infak, dan sedekah.

Dukungan itu membantu masyarakat mengembangkan usaha produktif sehingga mampu menciptakan sumber penghasilan secara mandiri dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ansori berharap sinergi kelima lembaga mampu membuka lebih banyak peluang kerja, meningkatkan pendapatan keluarga, serta memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Asahan.

“Melalui kegiatan ini kami berharap terbangun ekosistem ketenagakerjaan yang terintegrasi, mulai dari peningkatan keterampilan, perluasan akses penempatan tenaga kerja dalam dan luar negeri, hingga pengembangan usaha produktif,”ucapnya.(PMN10)