Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Ny Yusnila Indriati Taufik bersama Staf Ahli PKK dan pengurus lainnya saat meninjau langsung produk jajanan ringan UP2K.(Ersyah/S)
ASAHAN.Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten menyambut kunjungan Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumatera Utara, dalam rangka pembinaan program-program unggulan di desa-desa percontohan. Kunjungan ini merupakan bagian dari evaluasi lomba PKK tingkat provinsi dan bertujuan memperkuat peran desa dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Kamis (27/8/2025).

Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua TP PKK Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik, Sekretaris Daerah (Sekda) Asahan Drs. Zainal Aripin Sinaga, para Staf Ahli Bupati. dan jajaran pengurus PKK Kabupaten.
Monitoring dilakukan di lima lokasi strategis seperti, UP2K (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) di Desa Bunut Seberang, Kecamatan Pulau Bandring.
PAAR (Pola Asuh Anak dan Remaja) di Desa Urung Pane, Kecamatan Setia Janji, AKU HATINYA PKK di Desa Banjar, Kecamatan Air Joman, Tertib Administrasi PKK di Desa Perkebunan Teluk Dalam dan IVA Test di Puskesmas Aek Songsongan, Kecamatan Aek Songsongan.
Sekda Asahan, Drs. Zainal Aripin Sinaga, mewakili Bupati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang penuh bermakna untuk mendorong desa binaan jadi contoh pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan ini mendorong peningkatan pendapatan keluarga, pengembangan produk lokal, dan mendukung program pemberdayaan yang selaras dengan visi Pemprov Sumut dan Pemkab Asahan. Kami optimistis TP PKK Asahan mampu meraih hasil terbaik di tingkat provinsi,”ujarnya.
Ketua Tim Monitoring diwakili Ketua Pokja II PKK Sumut, Rika Ananda Sulung, menjelaskan, kegiatan merupakan lanjutan dari supervisi sebelumnya. Tahun ini, hanya kabupaten/kota yang mengikuti minimal empat kategori lomba yang dapat mengikuti monitoring.
“Enam kabupaten dan tiga kota terbaik akan dievaluasi lebih lanjut. Kami berharap ke depan seluruh daerah bisa berpartisipasi penuh,” tegas Rika.
Ia juga menekankan inti dari program yang bukan sekadar meraih juara, tetapi menjadikan desa dan kelurahan sebagai role model peningkatan taraf hidup masyarakat. “Mari bergerak bersama PKK, menuju Asta Cita dan Indonesia Emas. Kolaborasi adalah kunci membangun Sumut yang berkah, unggul, dan berkelanjutan,”ajaknya.(S/red01)
