Satlantas Batubara “Sikat” Pelanggar, Keselamatan Jadi Harga Mati

Pengguna jalan saat diperagakan cara memasang helm yang benar.(Foto. Diskominfo Sumut)

BATUBARA l Ersyah.com l Satuan Lalu Lintas Polres Batubara tidak ada kompromi bagi pelanggar lalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026,

Hal itu sebagai langkah tegas dan nyata menekan pelanggaran serta memutus rantai kecelakaan lalu lintas yang kerap merenggut nyawa.

Berlokasi diwilayah Jalan Lintas umum Lima Puluh, Kabupaten Batubara, personil Satlantas yang dipimpin Kasatlantas AKP Simon E. Simatupang bersama KBO, para Kanit menyasar langsung pengendara bandel yang masih nekat mengabaikan aturan.

Petugas dengan suara lantang menyuarakan bahwa Operasi Keselamatan Toba 2026 sedang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Sosialisasi diberikan, namun pelanggaran yang membahayakan keselamatan tidak akan ditoleransi.

Dalam operasi ini, Satlantas Polres Batubara mengunci 8 pelanggaran prioritas yang selama ini menjadi biang kecelakaan fatal yaitu, Pengendara di bawah umur, Tidak memakai helm SNI, Tidak menggunakan safety belt.

Kemudian, Berboncengan lebih dari satu orang, Melawan arus lalu lintas, Mengemudi di bawah pengaruh alkohol, Ngebut melebihi batas kecepatan dan Knalpot bising tidak sesuai spesifikasi.

AKP Simon E. Simatupang menegaskan, operasi bukan sekadar formalitas, melainkan peringatan keras bagi seluruh pengguna jalan agar segera berbenah.

“Keselamatan tidak bisa ditawar. Pelanggaran sekecil apa pun berpotensi kecelakaan dan bisa korban jiwa. Kami akan bertindak tegas demi menyelamatkan nyawa masyarakat,”tegasnya.

AKP Simon, Operasi ini bertujuan menekan angka pelanggaran, menurunkan kecelakaan lalu lintas, mengurangi fatalitas korban, serta memaksa tumbuhnya disiplin berlalu lintas di tengah masyarakat.

“Target, mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, dan terkendali diwilayah Kabupaten Batubara. Ini terus digelar secara masif, dan masyarakat diingatkan jangan uji nyali di jalan raya, aturan ada untuk ditaati, keselamatan adalah tanggung jawab bersama,”tutupnya.(mn)