
ASAHAN | Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung H. Achmad Bakrie Kisaran, Rabu (04/02/2026).
Kegiatan sarat pesan keagamaan, sekaligus menjadi penegasan bahwa peringatan Isra Mi’raj tidak boleh berhenti pada ritual seremonial semata.
Acara dihadiri Wakil Bupati (Wabup) Asahan, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, unsur TNI–Polri, para Asisten, pimpinan OPD, Camat se-Kabupaten Asahan, ASN, TP PKK Kabupaten Asahan, serta tamu undangan lainnya.
Wabup Asahan Rianto menegatakan, Isra Mi’raj adalah momentum strategis untuk membangkitkan kesadaran spiritual umat. Ia menolak keras anggapan bahwa peringatan ini hanya sebatas agenda rutin tahunan.
“Isra Mi’raj bukan sekadar tradisi atau seremoni. Ini adalah pengingat tegas bagi kita semua untuk memperkuat keimanan, meningkatkan ketakwaan, dan memperbaiki kualitas ibadah kepada Allah SWT,”tegasnya.
Rianto menyampaikan, peringatan Isra Mi’raj menjadi alarm rohani bagi umat Islam dalam mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan suci Ramadan.
Ia mengajak seluruh masyarakat Muslim menyambut Ramadan dengan hati bersih, penuh keikhlasan, dan semangat memperbaiki diri.
“Sambut Ramadan dengan kebahagiaan dan kesungguhan, agar keberkahan dan keberuntungan benar-benar kita raih. Kita perkuat Iman dan solidaritas umat,”ujarnya.
Al-Ustadz Ramadhan Ariga, dalam Tausiyah agama mengupas makna mendalam peristiwa Isra Mi’raj sebagai perjalanan luar biasa yang sarat pelajaran bagi umat Islam. Ia menekankan pentingnya kesabaran, kesiapan mental dan kekuatan iman dalam menghadapi ujian kehidupan, khususnya menjelang Ramadan.
“Isra Mi’raj adalah peristiwa agung. Dari sini kita diajak untuk memperkuat iman, memperbanyak kesabaran, dan menyiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh kesungguhan,”ungkapnya.
Dalam kegiatan itu, Wakil Bupati Asahan turut menyerahkan santunan kepada anak yatim.(PMN10)









