
ASAHAN l Ersyah.com l Suasana haru mewarnai acara pisah sambut Camat Pulau Rakyat, dari Muhammad Syarif AR kepada Romadhansyah Siagian, Senin (9/2/2026) di Aula Kantor Camat Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan.
Acara turut dihadiri unsur Forkopimcam, Kapolsek Pulau Raja Defta Sitepu, Danramil 16 Pulau Rakyat Kapten Inf. Algi Fahri, para kepala desa, TP PKK, serta tokoh masyarakat.
Kehadiran lintas unsur ini menjadi bukti tingginya penghargaan atas dedikasi dan kinerja Muhammad Syarif AR selama memimpin Kecamatan Pulau Rakyat.
“Terima kasih atas dukungan seluruh jajaran kecamatan, kepala desa dan perangkat desa yang telah mendukung segala bentuk program selama masa kepemimpinan saya di Pulau Rakyat,”kata Muhammad Syarif.
Ia berharap estafet kepemimpinan yang baru mampu menjaga kesinambungan program dan memperkuat sinergi pemerintahan hingga ke tingkat desa.
“Saya berharap kepemimpinan yang baru dapat melanjutkan program yang telah disepakati dan memperkuat kebersamaan dengan seluruh elemen masyarakat. Mohon maaf apabila selama memimpin masih terdapat kekurangan,* ucapnya.
Syarif juga mengajak seluruh kepala desa dan perangkat desa untuk tetap solid mendukung camat yang baru agar roda pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik semakin optimal.
Sementara itu, Camat Pulau Rakyat yang baru Romadhansyah Siagian, menyampaikan komitmennya untuk bekerja maksimal dan terbuka terhadap kritik demi kemajuan wilayah yang dipimpinnya.
“Kami mohon dukungan semua pihak. Ingatkan dan tegur kami jika dalam menjalankan tugas terdapat kekeliruan, agar roda pemerintahan dan pelayanan masyarakat dapat berjalan dengan baik,”kata mantan Camat Silau Laut tersebut.
Dukungan datang dari unsur TNI-Polri. Danramil 16 Pulau Rakyat, dua instansi tersebut menegaskan kesiapan untuk bersinergi penuh dengan pemerintah kecamatan dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta mendukung pembangunan.
Kepala Desa Pekan, Suryad, sebagai perwakilan desa mengatakan optimistis di bawah kepemimpinan baru, Kecamatan Pulau Rakyat semakin maju dan mampu melanjutkan program pembangunan serta pelayanan publik yang telah dirintis sebelumnya.
Sebagai bentuk penghormatan terhadap Muhammad Syarif diberikan cenderamata. (PMN.10)









