
BATUBARA l Ersyah.com l Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara menunjukkan keseriusannya membenahi dunia pendidikan. Bupati Batu Bara H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si. turun langsung meninjau kondisi SD Negeri 05 dan SD Negeri 09 Desa Bogak, Kecamatan Tanjung Tiram, Selasa (10/2/2026), yang dinilai sudah tidak layak sebagai tempat belajar.
Peninjauan tersebut turut dihadiri Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Aripay Tambunan (Fraksi Gerindra) dan Yahdi Khoir (Fraksi PAN), Ketua KPU Batu Bara Erwin, anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, serta jajaran Pemerintah Kabupaten Batu Bara.
Hasil peninjauan di lapangan mengungkap fakta memprihatinkan. Sejumlah bangunan sekolah mengalami kerusakan serius, mulai dari struktur yang rapuh hingga fasilitas penunjang yang tidak memadai. Ironisnya, letak sekolah yang berada di kawasan pesisir pantai membuat kondisi semakin parah karena kerap diterjang banjir, baik saat hujan deras maupun ketika air laut pasang.
Situasi ini tidak hanya menghambat proses belajar mengajar, tetapi juga mengancam keselamatan siswa dan tenaga pendidik.
Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Batu Bara menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh dikorbankan oleh keterbatasan fasilitas.
“Pendidikan prioritas utama pemerintah daerah. Tahun 2026 ini, SDN 05 dan SDN 09 Desa Bogak kami prioritas untuk dibenahi secara menyeluruh, agar anak-anak bisa belajar dengan aman, nyaman, dan layak,”ucap Bupati.
Langkah cepat ini diharapkan menjadi solusi nyata agar siswa di wilayah pesisir Batu Bara memperoleh hak pendidikan yang setara dan bermartabat, tanpa harus belajar di tengah ancaman banjir dan bangunan rusak.









