
ASAHAN.Ersyah.com l Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya, mengikuti Rapat Paripurna Peringatan Hari Jadi ke-79 Kabupaten Asahan tahun 2025, Sabtu (15/3/2025) di Gedung Rapat Paripurna DPRD Asahan, Kota Kisaran.
“Dengan semangat kebersamaan, kita bisa menjadikan Asahan sebagai contoh sukses pembangunan di Sumut. Bersama, kita akan meraih kemajuan yang lebih pesat.”kata Wagub, Surya dalam sambutannya.
Surya, mengajak seluruh lapisan masyarakat Asahan untuk terus berkolaborasi membangun daerah demi kemajuan yang berkelanjutan.
Ia juga mengucapan selamat atas hari jadi ke-79 Kabupaten Asahan. Menurutnya, peringatanbukan sekadar merayakan bertambahnya usia, melainkan sebagai momen refleksi atas perjalanan panjang yang penuh dengan perjuangan, dinamika pembangunan, dan transformasi positif yang terus berlangsung.
“Hari jadi ke-79 Asahan refleksi sejarah dan pembangunan berkelanjutan,”ujarnya.
Sejarah Asahan sebagai daerah yang mengalami pemekaran pada tahun 2007, yang melahirkan Kabupaten Batubara, menjadi salah satu tonggak penting. Sejak saat itu, Asahan terus berkembang pesat menjadi salah satu kabupaten strategis di Sumut, dengan luas wilayah 3.733 km², terbagi dalam 25 kecamatan, 27 kelurahan, dan 177 desa, serta jumlah penduduk mencapai 735 ribu jiwa.
“Asahan kini menjadi kabupaten dengan populasi terbesar kelima di Sumut, setelah Simalungun, Langkat, Deliserdang, dan Medan,”ungkap Surya.
Sementara Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar menyampaikan, tema Hari Jadi ke-79 kali ini adalah “Kolaborasi Sumut Berkah Menuju Kabupaten Asahan yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.”
Taufik berharap agar seluruh elemen masyarakat mendukung berbagai program pembangunan yang tengah dijalankan, dengan fokus pada program-program yang memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan warga.
Asahan memang memiliki potensi luar biasa, baik dalam sektor perkebunan, pertanian, maupun peternakan. Kabupaten ini dikenal sebagai penghasil utama karet, kelapa sawit, cokelat, dan kelapa, yang dikelola perkebunan rakyat, swasta, maupun BUMN.
Selain itu, Asahan juga memiliki produk unggulan di bidang pertanian seperti padi, jagung, ubi kayu, dan kacang-kacangan yang mendukung ketahanan pangan. Tak ketinggalan, sektor peternakan yang terus berkembang dengan produksi daging kambing dan sapi.
“Kita harus mengoptimalkan potensi ini semua, sejalan dengan kebijakan nasional dan provinsi, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta daya saing daerah,”ucap Taufik.
Rapat Paripurna ini turut dihadiri Ketua DPRD Asahan, Forkopimda Asahan, Sekda Asahan, sejumlah kepala daerah, anggota DPRD Asahan, pimpinan OPD Sumut dan Asahan, Ketua PKK Asahan, serta tokoh-tokoh masyarakat dan partai politik.(red01)










